VIVAnews – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan mempercepat pelaksanaan lelang fisik tahap II untuk pemasangan kabel bawah laut sepanjang 40 kilometer di Kepulauan Seribu. Rencananya, April ini lelang tahap II sudah mulai dilakukan.
Percepatan lelang dilakukan karena kebutuhan listrik bagi warga Kepulauan Seribu sangat mendesak karena untuk memenuhi kebutuhan listrik bagi warga yang selama ini hanya menggunakan genset. Dengan lelang lebih awal, pengerjaan pemasangannya diharapkan menjadi lebih cepat sehingga dipastikan pada 2011 warga sudah tidak menggunakan genset.
Berdasarkan data Dinas Perindustrian dan Energi DKI Jakarta, yang dikutip dari situs Pemprov DKI, untuk kebutuhan total pembangunan kabel bawah laut menghabiskan anggaran sebesar Rp 275 miliar.
Saat ini anggaran yang telah dikeluarkan untuk pembangunan kabel bawah laut tahap I baru Rp 114 miliar. Pemasangan kabel bawah laut tahap I telah dilaksanakan pada 2007 sepanjang 40 kilometer untuk jaringan listrik di Kepulauan Seribu.
Sedangkan tahap II diagendakan untuk pemasangan kabel listrik bawah laut dan tahap III dilakukan pekerjaan pemasangan tiang-tiang listrik yang akan dikerjakan selama dua tahun yakni 2010-2011 dengan alokasi anggaran sebanyak Rp 160 miliar.
Kepala Dinas Perindustrian dan Energi DKI Jakarta Mauritz Napitupulu mengatakan tahap pelaksanaan perencanaan sudah hampir rampung sehingga pelaksanaan lelang fisik tahap II dan III bisa dilaksanakan pada April 2010.
Pada tahap II akan dilakukan pemasangan kabel sepanjang 40 kilometer dan menelan anggaran sebesar Rp 120 miliar yang akan diselesaikan pada 2010, dilanjutkan pada awal 2011 dengan pemasangan tiang listrik dengan anggaran sebesar Rp 40 miliar.