VIVAnews - Sebanyak 27 sekolah di Jakarta Barat yang belum memenuhi standar akreditasi, dipastikan tetap mengikuti Ujian Nasional (UN) pada 22-26 Maret 2010. Tapi, karena sekolah-sekolah itu belum berhak menyelenggarakan UN secara mandiri, maka pelaksanaan ujian digabung dalam sembilan sekolah.
Ke-27 sekolah yang belum memenuhi standar akreditasi di antaranya, SMA Sentral Kembangan yang akan menumpang ke SMAN 11 Kembangan, SMK IPK Puri Kembangan menumpang ke SMK IPK Tomang, SMK Insan Global Kalideres menumpang ke SMK Tunas Harapan Kalideres, dan SMK PGRI 36 Kalideres ke SMK Sanggit Kalideres.
Ujian nasional tahun ini, kata Kepala Sub Dinas Pendidikan Menengah Jakarta Barat Abdul Hamid, akan diikuti 22.734 siswa, meliputi 9.883 siswa SMA dan 12.860 siswa SMK. Mereka berasal dari 202 sekolah di Jakarta Barat, di antaranya 95 SMA dan 107 SMK.
“Bagi siswa yang berhalangan, ujian susulan akan dilaksanakan pada 29 Maret-5 April untuk SMA dan 29 Maret-4 April untuk SMK. Bagi mereka yang tidak lulus, ujian ulangan akan dilaksanakan pada 10-14 Mei untuk SMA dan 10-13 Mei untuk SMK," kata Hamid.