Metro

Boediono: Jakarta Adalah Etalase

Ada dua masalah krusial di DKI Jakarta, yakni banjir dan macet.

Senin, 22 Maret 2010, 12:52 WIB
Ita Lismawati F. Malau, Bayu Galih
Macet Jakarta (VIVAnews/Tri Saputro)

VIVAnews - Wakil Presiden Boediono menegaskan masalah Jakarta harus bisa diatasi. Pemeirntah pusat, kata dia, tidak akan lepas tangan.

"Ibukota itu sama dengan etalase. Kalau ada rumah kumuh, macet, kita tidak merasa nyaman," kata Boediono saat meninjau kantor Walikota Jakarta Selatan, Senin 22 Maret 2010.

DKI, kata dia, memiliki sumber daya manusia dan keuangan yang kuat. Meski pemerintah pusat akan membantu, tapi ujung tombak perbaikan adalah Pemda DKI sendiri.

Menurutnya, ada dua masalah krusial di DKI Jakarta, yakni banjir dan macet. Ini perlu kita atasi bersama-sama," kata dia.

Pemecahan untuk macet, kata dia, harus ada pengaturan kendaraan pribadi. Hal ini penting disertai pelayanan transportasi umum yang baik. "Pembangunan transjakarta harus ditingkatkan. Ada busway, tp belum optimal," kata dia.

Sedangkan masalah banjir perlu diselesaikan dengan normalisasi kali-kali di Jakarta. "Paling tidak menyambung ke kanal banjir," kata dia.

Boediono pun menyoroti masalah relokasi warga yang tinggal di bantaran kali Jakarta. "Banjir akan datang lagi kalau tidak diatur dengan baik," kata dia.





• VIVAnews   |   Share :  
Rating
Komentar
tikus
04/09/2010
Yah, Jakarta memang hanya etalase di mata pejabat: cuma yang bagus bagusnya yang dilihat..... "gudang belakang" nya seperti kemacetan, perumahan kumuh, kejahatan, kemiskinan, kesemrawutan kakilima, selalu diabaikan.
Balas   • Laporkan
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar
atauÂ