Metro

Polisi Tangkap Lima Mafia Ujian Nasional

Mendiknas kini masih menunggu laporan BSNP terkait kecurangan UN 2010.

Sabtu, 17 April 2010, 20:32 WIB
Umi Kalsum
Ujian Nasional (Antara/Arief Priyono)

VIVAnews - Menteri Pendidikan Nasional Muhammad Nuh mengungkapkan polisi berhasil menangkap lima orang mafia Ujian Nasional. Mafia ini telah membocorkan soal Ujian Nasional dan menarik keuntungan bisnis dari pelaksanaan Ujian Nasional 2010.

Menurut Muhammad Nuh yang ditemui wartawan usai menghadiri sarasehan pendidikan karakter di Hotel Grand Legi, Mataram, sabtu 17 April 2010, tertangkapnya lima mafia UN itu menunjukkan minimnya nilai kejujuran dalam pelaksanaan Ujian Nasional.

Sebab Ujian Nasional, bukan sekadar tes kemampuan saja, namun lebih pada menguji kejujuran siswa. "Jadi jangan dipaksakan," kata Muhammad Nuh.

Selain itu Mendiknas juga mengakui adanya kecurangan dalam pelaksanaan Ujian Nasional di beberapa daerah. Hingga saat ini pihaknya masih menunggu laporan dari Badan Standar Nasional Pendidikan terkait kecurangan pelaksanaan Ujian Nasional tersebut. "Curang atau tidaknya itu BSNP yang menentukan, kami masih menunggu laporannya," ujar dia.

Terkait dengan kecurangan dalam pelaksanaan UN tersebut, Mendiknas menegaskan akan berlaku tegas. Sekolah yang terbukti melakukan kecurangan akan dibatalkan ujiannya. Apalagi kecurangan itu melibatkan guru dan siswa peserta UN.

Selain menghadiri sarasehan nasional pendidikan karakter di Mataram, Mendiknas juga meninjau dan menandatangani prasasti Taman Kanak-kanan dan Sekolah Dasar Internasional yang terletak di pemukiman Seganteng, Sandubaya, Mataram.

Menteri Pendidikan juga mengunjungi perguruan tinggi Nahdatul Whatan (NW) berbasis Informasi, Komunikasi dan Teknologi di Kota Mataram juga. Selanjutnya Muhammad Nuh yang didampingi istrinya Laily Rachmawati akan menuju pelabuhan Bangsal di Kabupaten Lombok Utara untuk selanjutnya mengunjungi kawasan Gili Trawangan.

Laporan: Edy Gustan | NTB



• VIVAnews   |   Share :  
Rating
Komentar
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar
atauÂ