Metro

Kapok Digebukin Massa

Pengalaman pertamanya menjambret membuatnya babak belur. Misnanto pun menyesal.

Selasa, 9 Desember 2008, 17:59 WIB
Pipiet Tri Noorastuti, Sandy Adam Mahaputra
Misnanto  

VIVAnews - Namanya saja penyesalan, selalu datang terlambat. Penyesalan biasanya datang ketika seseorang mendapat sial.

Misnanto, 23 tahun, menyesali aksi jahatnya setelah dihajar puluhan orang di kawasan Gandaria, Jakarta Selatan, Selasa 9 Desember 2008.

Misnanto dihakimi massa lantaran menjambret tas seorang wanita yang baru saja keluar dari sebuah bank. Warga Radio Dalam itu nekat melakukan tindakan jahat karena kepepet hutang Rp 15 juta.

Tanpa pikir panjang, karyawan apotek di kawasan Mampang Pela ini mengajak seorang temannya menjambret. Dengan sepeda motor pinjaman, mereka pun mengintai para pengunjung bank. "Ini pengalaman pertama saya," ujarnya.

Sial. Aksi dua penjahat kelas teri yang tak punya pengalaman menjambret itu kepergok warga. Keduanya pun babak belur di hajar massa. Tak hanya babak belur, keduanya juga terancam hukuman penjara. "Saya kapok. Bukannya untung malah buntung," ujarnya. 



• VIVAnews   |   Share :  
Rating
Komentar
nova
17/07/2010
manusia di berika otak untuk berfikir.fikiran yg jernih akan mendapatkan hasil yg baik pikiran yg kosong akan mendapatkan hasil yg buruk itulah kenapa orang hrs slalu memake otak yg jernih bila berfikir,moga aja cpt bertaubat insaf balik ke jln yg bnr ami
Balas   • Laporkan
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar
atauÂ