Metro

Dirjen: Reformasi Dulu, Baru Gaji Naik

Butuh proses panjang dalam reformasi birokrasi hingga kenaikan gaji.

Kamis, 6 Mei 2010, 19:14 WIB
Hadi Suprapto, Agus Dwi Darmawan
Pelantikan Menteri : Kabinet Indonesia Bersatu II (AP Photo/Dita Alangkara)

VIVAnews - Kementerian Keuangan mengakui bahwa belum cairnya anggaran reformasi birokrasi 11 kementerian/lembaga terjadi karena remunerasi atau kenaikan gaji berdasar kinerja tidak langsung mengikuti reformasi birokrasi.

Dirjen Anggaran Kementerian Keuangan Anny Ratnawati mengatakan, butuh proses yang panjang dalam reformasi birokrasi hingga pada akhirnya kementerian/lembaga itu pegawainya bisa langsung naik gaji.

"Reformasinya jalan dulu, baru kemudian remunerasi mengikuti," kata Anny di Kementerian Keuangan, Jakarta, Kamis 6 Mei 2010.

Selanjutnya, program diserahkan kepada menteri negara pendayagunaan aparatur negara dan reformasi birokrasi kemudian akan diverifikasi oleh Komite Independen.

"Dari situ, kami (Kemenkeu) kemudian akan me-review dan dibahas oleh dewan pengarah. Setelah proses panjang itu baru kemudian diputuskan hingga pada akhirnya masuk ke DPR (Dewan Perwakilan Rakyat) dan remunerasi bisa cair," katanya.

Seperti diketahui bahwa hingga saat ini ada 11 kementerian/lembaga yang berencana melakukan reformasi birokrasi. Tapi, Kementerian Keuangan belum merilis secara langsung adanya anggaran remunerasi untuk jatah kenaikan gaji pegawai di 11 kementerian/lembaga itu.

"Jadi gaji pegawainya tidak langsung naik," tanya wartawan. Anny menjawab, "Tidak". (art)



• VIVAnews   |   Share :  
Rating
Komentar
mbah kangkung
16/08/2010
Enak bener ya jadi PNS pusat, gaji tinggi fasilitas enak, belum lagi pendapatan lain-lain...qta yg PNS daerah yg PADx keci hanya ngandalin gaji DOANG.....Pontang panting minjam bank u bangun rumah dan sekolah anak....!!qta juga kerja u negara, kacian...
Balas   • Laporkan
mbah dul
20/06/2010
Pikirkan perutmu senadiri aja yang di pusat, kelak kamu akan tau akibat ketidak adilanmu pada pegawai di daerah. Sama-sama bekerja untuk negara kok gaji tidak adil. Akan kami tutuntut walau sampai akhirat tanggungjawab kepemimimpinanmu.
Balas   • Laporkan
wongcilik
06/05/2010
hai dirjen, departemenmu dah remunerasi aja banyak bocornya...naikin semua biar jadi banjir....ngaca dongggg
Balas   • Laporkan
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar
atauÂ