VIVAnews - Alterina Hofan saat ini masih dibui karena dituduh memalsukan identitas, terutama jenis kelamin. Orang tua Alterina melihat keanehan pada anaknya itu sejak usia 2 tahun.
"Saat berumur 2 tahun, mulai tumbuh sejenis kelamin di selangkangannya," kata ibu Alterina, Caterin, saat ditemui VIVAnews di Jayapura, Papua, kemarin.
Namun saat itu, Caterin menganggap benjolan di selangkangan Alterina hanya tanda-tanda kelahiran biasa. Sehingga, dia tetap menganggap Alterina sebagai perempuan dan tetap memakaikan rok kepadanya.
"Namun gaya dan sifatnya seperti lelaki. Jenis mainan yang dipilih juga robot-robotan dan mobil-mobilan, sama sekali tidak pernah bermain boneka," ujar pengusaha perhiasan ini.
Meski begitu, Caterin menyesali atas kurangnya perhatian yang diberikan saat Alterina masih kecil. Karena sibuk berdagang, curahan perhatian menjadi terbengkalai.
"Saya kurang memperhatikan perkembangan selanjutnya. Memasuki masa sekilah, saya tetap menganggap dia perempuan. Saya tetap pakaikan dia rok, meski selalu berontak," ujarnya. (umi)
Laporan: Banjir Ambarita l Papua