Metro
Harga BBM Turun Lagi

Tarif Angkutan Kota Bertahan

Padahal harga premium sudah turun Rp 1.000 per liter pada bulan ini.

Senin, 15 Desember 2008, 10:58 WIB
Pipiet Tri Noorastuti
Angkutan Kota (VIVAnews/Nurcholis Anhari Lubis)

VIVAnews - Pengusaha angkutan umum perkotaan di Jakarta belum menurunkan tarif meski harga premium sudah turun Rp 1.000 per liter pada bulan ini.

Tarif angkutan umum jenis Kopaja dan Metromini bertahan di level Rp 2.500 per penumpang. Sedangkan, mikrolet tetap memasang tarif Rp 2.000 per penumpang untuk jarak dekat, dan Rp 4.000 per penumpang untuk jarak terjauh.

Tarif taksi juga bergeming. Para pengusaha taksi tetap memberlakukan tarif buka pintu Rp 5.000 untuk batas bawah dan Rp 6.000 untuk batas atas.

Pemerintah kembali menurunkan harga premium Rp 500 pada Senin ini, 15 Desember menjadi Rp 5.000 per liter. Ini adalah untuk kedua kalinya setelah 1 Desember lalu, premium turun Rp 500 sehingga totalnya sudah turun Rp 1000 per liter.

Ketua Organisasi Angkutan Darat (Organda) DKI Jakarta Herry Rotti berjanji akan menghitung ulang tarif angkutan umum seperti mikrolet dan bus kota. Sedangkan Priyatmedi, Wakil Ketua Unit Taksi Organda, mengatakan, belum ada rencana menurunkan tarif taksi. Sedangkan

Ketua Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia, Tulus Abadi, mengatakan, penurunan harga bahan bakar minyak bersubsidi diikuti penurunan harga komoditas. Efek domino harus tetap berlaku seperti ketika pemerintah menaikkan harga BBM 24 Mei lalu.

Ingin berdiskusi soal tarif angkutan, klik Forum VIVAnews.



• VIVAnews   |   Share :  
Rating
Komentar
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar
atauÂ