Metro

Mahasiswa Tuntut Normalisasi Pasokan Gas

Pertamina sebagai pemain tunggal dinilai belum mampu memenuhi kebutuhan gas dalam negeri.

Selasa, 16 Desember 2008, 14:50 WIB
Pipiet Tri Noorastuti
Seorang pekerja menyusun tabung gas 3 Kg di Tangerang, Banten. (Antara/Ismar Patrizki)

VIVAnews - Puluhan mahasiswa Universitas Ibnu Khaldun (UIKA) yang tergabung dalam Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kota Bogor, Selasa, 16 Desember 2008, berunjuk rasa di depan Tugu Kujang, Bogor.

Mereka menuntut pemerintah menormalkan distribusi dan pengadaan gas yang kian langka. "Masyarakat Kota Bogor kesulitan mendapatkan gas elpiji dan kelangkaan gas ini sudah menyebar keseluruh daerah di Indonesia," ujar Ketua Komisariat PMII UIKA, Kota Bogor dalam orasinya.

Pertamina sebagai pemain tunggal dalam pengadaan gas dinilai belum mampu memenuhi kebutuhan dalam negeri. Akibatnya konversi minyak tanah ke gas yang seharusnya meringankan beban ekonomi masyarakat justru menjadi beban berat. "Kami melihat pemerintah tidak sensitif terhadap kebutuhan di dalam negeri," ujarnya.

Para mahasiswa juga menuntut DPR sebagai lembaga pemegang amanah rakyat untuk mengontrol presiden. Mereka berharap DPR terus mendesak presiden mengatasi kelangkaan dan menindak para penimbun gas.

(Laporan : Ayatullah Humaeni/Bogor)

• VIVAnews
Rating
Komentar
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar
atauÂ