Metro

330 Ribu Warga Jakarta Masih Miskin

Dibandingkan tahun sebelumnya jumlah warga miskin cenderung menurun.

Kamis, 29 Juli 2010, 11:09 WIB
Eko Priliawito, Sandy Adam Mahaputra
  (Vivanews/Nurcholis Anhari Lubis)

VIVAnews - Kemiskinanan ternyata masih menjerat banyak warga Ibukota, yang saat ini jumlah warga miskinnya mencapai 327.170 orang. Angka itu didasarkan pada data Badan Pusat Statistik (BPS) DKI, yang menetapkan garis kemiskinan dengan batas pendapatan Rp 331.169 per kapita per bulan.

Garis kemiskinan itu ditentukan berdasarkan dua faktor, yaitu komposisi garis kemiskinan makanan sebesar Rp213.487, atau 64,46 persen; dan garis kemiskinan non makanan sebesar Rp117.682, atau 35.54 persen.

Menurut Kepala BPS DKI, Agus Suherman, dibandingkan tahun sebelumnya jumlah warga miskin di Jakarta cenderung menurun. Tahun sebelumnya jumlah warga miskin di Ibukota mencapai 327.170 jiwa, atau turun hampir 11 ribu orang.  

Menurunnya jumlah penduduk miskin di Jakarta dipengaruhi oleh beberapa faktor, seperti: kondisi ekonomi makro yang relatif stabil tercermin dalam pertumbuhan ekonomi pada triwulan I tahun ini yang mencapai angka 6,21 persen. Juga, karena faktor inflasi yang cukup rendah selama periode Januari-Maret, yang hanya mencapai 0,92 persen, serta upah minimum provinsi (UMP) di DKI Jakarta yang meningkat dari Rp1.069.865 pada tahun lalu menjadi Rp1.118.009 di tahun ini.

Ketiga faktor tersebut menyebabkan garis kemiskinan pada tahun ini lebih tinggi dibandingkan tahun 2009. Tahun ini, garis kemiskinan ditetapkan di angka pendapatan sebesar Rp331.169 per kapita per bulan. Adapun di tahun 2009, nilainya Rp316.936.

Kendati demikian, angka kemiskinan di DKI Jakarta dinilai masih tergolong tinggi. (kd)



• VIVAnews   |   Share :  
Rating
Komentar
rahmad
18/10/2010
wah, aneh di negeri ini, koq wakil rakyat lebih kaya dari rakyatnya??????????
Balas   • Laporkan
jiyan
29/07/2010
pemerintah aja bolos, ya rakyat jdi malas, dan akhirnya miskin. Pemerintah memberi contoh yang tidak baik...
Balas   • Laporkan
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar
atauÂ