VIVAnews - Drama penyanderaan terjadi di RS Koja, Jakarta Utara. Seorang dokter muda disandera keluarga pasien. Pelaku bernama Manik, mengalungkan parang ke leher Adeline, yang baru satu bulan menjadi dokter.
Penyanderaan bermula ketika seorang pasien diabetes bernama Tarkem, 60 tahun, yang harus dirawat di Instalasi Gawat Darurat (IGD), selama dua hari hanya diinapkan di kamar perawatan umum karena ruang IGD penuh.
Saat keluarga datang menjenguk pada Jumat malam kemarin, 7 Juli 2010, drama penyanderaan pun dimulai.
Geram dan frustrasi, akhirnya Manik yang juga warga Kampung Beting Koja Jakarta Utara itu mengamuk. Saat itulah dia melihat dr. Adeline sedang menulis di meja suster jaga. "Dia langsung mengalungi dokter muda itu dengan parang," kata dr. Hermansyah, dokter jaga IGD.
Kejadian menegangkan itu membuat beberapa suster dan korban panik. Satpam rumah sakit langsung berdatangan.
"Setelah dibujuk dan dijanjikan akan dipenuhi keinginannya, dia (pelaku) mulai melemah" kata Hermansyah.
Secara perlahan Satpam mendekati pelaku dan berhasil menjatuhkan parang terhunus itu.
"Pelaku langsung dibekuk dan dibawa ke pos Satpam. Kemudian dia dibawa ke markas Polsek Koja," papar Hermansyah. (Laporan: Arnes Ritonga, Jakarta Utara | kd)