Metro

Korban Paskibraka Khawatir Pelecehan Direkam

Sangat terbuka para senior itu merekam adegan itu.

Rabu, 1 September 2010, 11:19 WIB
Maryadie, Sandy Adam Mahaputra
Korban pelecehan seks Paskibraka diperiksa polisi (VIVAnews/Sandy Adam Mahaputra)

VIVAnews - Orangtua korban pelecehan seks Paskibraka khawatir para seniornya merekam adegan putra-putrinya saat diperintahkan untuk telanjang dari barak (kamar tidur) ke kamar mandi yang berjarak sekitar 10 meter.

"Saya sangat khawatir. Sebab saat kejadian itu para senior lainnya yang tidak masuk sebagai panitia ikut menonton, bahkan mereka banyak yang membawa handphone berkamera," ujar Loreen Neuvile, orangtua korban berinisial S, saat dihubungi VIVAnews, Rabu 1 September 2010.

Dengan kondisi itu, kata Loreen, sangat terbuka para senior itu merekam adegan itu. "Saya sangat khawatir disebarluaskan," kesalnya.

Dia menuturkan kegiatan untuk telanjang dari barak (kamar tidur) ke kamar mandi sebanyak dua kali sehari itu, jelas tidak ada kaitannya dengan latihan disiplin Paskibraka. "Ini pelecehan bahkan diperintahkan senior yang tidak masuk dalam kepanitiaan," katanya.

Menurutnya, ketua Tim Investigasi dan Panitia dari PPI serta senior-senior yang terlibat acara itu harus bertanggung jawab. "Bahkan salah satu anggota PPI yang bernama Yossi mendoktrin anak-anak kami untuk tidak mengungkapkan kejadian itu kepada pihak luar bahkan orangtua," imbuhnya.

Loreen pun meminta agar PPI DKI Jakarta harus dibubarkan. Selain itu dia meminta agar Gubernur DKI Jakarta, Fauzi Bowo harus ikut bertanggung jawab. "Pak Gubernur tentunya juga ikut bertanggung jawab atas peritiwa itu," tegas dia.

Dalam pemeriksaan kemarin, Loreen dan putrinya berinisial S dimintai keterangan seputar kronologis kejadian. "Kurang lebih ada 20 pertanyaan yang diajukan penyidik," kata kuasa hukum korban, Isti Noviyanti.

Isti mengatakan penyidik memintai keterangan salah satu korban lainnya, berinisial I bersama orangtuanya yang bernama Wier Ritonga. Kedua korban S dan I berumur 16 tahun.

Kasus ini mengemuka setelah para orangtua calon Paskibraka melaporkan anak-anaknya ke Dinas Olahraga DKI karena menjadi korban perbuatan di luar susila. Kejadian diduga berlangsung saat mengikuti Orientasi Pelatihan Paskibra di Cibubur, 2-6 Juni 2010.

Anggota Paskibraka putri diperintahkan lari  telanjang dari barak (kamar tidur) ke kamar mandi yang berjarak sekitar 10 meter. Perintah itu juga dilakukan saat mereka keluar dari kamar mandi dan kembali ke kamar tidur.



• VIVAnews   |   Share :  
Rating
Komentar
Pro Justitia
18/09/2010
gak mikir kaleee ya... pelatihnya terlalu berobsesi seolah-oleh pendidikan militer, padahal militer sendiri gak pernah ada kaya getooo... lebayyyy...!!!
Balas   • Laporkan
awong
06/09/2010
klo hal ini tbekti, lb baik organisasi ini d bubarkn.... hanya krn tindakn gobrok mereka bs mencoreng nm baik bangsa.... bikin malu saja......pemerintah jgn diam saja...usut ni kasus, klo g sls bs d pertnykn pemimpin qt yg tdk becus.
Balas   • Laporkan
AyuPNZ
03/09/2010
Wah, semoga tahun depan ga terjadi hal seperti ini lagi. Karna rencananya tahun depan saya akan ikut seleksi
Balas   • Laporkan
deedee
03/09/2010
Sangat memalukan sekali tindakan para senior itu. Mereka sama sekali tidak punya hati nurani.. semoga mereka mendapatkan balasan yg setimpal.
Balas   • Laporkan
jurig jarian
01/09/2010
kasus ini harus diusut sampe tuntas, kalo gak bisa (mau) diusut dan tidak ada yang bertanggung jawab lebih baik paskibraka ini dibubarkan...bikin malu aja.
Balas   • Laporkan
jurig jarian
01/09/2010
kasus ini harus diusut sampe tuntas, siapa tau ada kebobrokan-kebejatan yang lainnya dalam paskibra ini. kalo gak bisa (mau) diusut....dan tidak ada yang bertanggung jawab...BUBARKAN SAJA ORGANISASI INI. bikin malu aja.
Balas   • Laporkan
12
01/09/2010
@habib... ass apaan si... yg bener dong kalo mau nulis salam.. yg lengkap.. kalo ga mau nulis lengkap ya udah jgn disingkat2... trus kalimat "ya allah gila.." maksudnya apa... pake koma kek kalo nulis... sekolah gak sih lu..
Balas   • Laporkan
12
01/09/2010
@habib... ass apaan si... yg bener dong kalo mau nulis salam.. yg lengkap.. kalo ga mau nulis lengkap ya udah jgn disingkat2... trus kalimat "ya allah gila.." maksudnya apa... pake koma kek kalo nulis... sekolah gak sih lu..
Balas   • Laporkan
rakyat indonesia
01/09/2010
pelaku kejahatan seperti pemerkosaan, pelecehan seksual, cabul, dll yg berkaitan dengan pelecehan seksual, enaknya di HUKUM MATI ato DI POTONG TITID nya biar pada takut.
Balas   • Laporkan
Chim
01/09/2010
Pelakunya sruh tlanjang di alun2 kota coba.
Balas   • Laporkan
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar
atauÂ