Metro

Orangtua Paskibraka Laporkan Senior Laki-laki

"Apa hubungan push up sambil telanjang dengan kedisiplinan."

Jum'at, 3 September 2010, 20:17 WIB
Umi Kalsum, Sandy Adam Mahaputra
Upacara HUT RI ( FOTO ANTARA/Widodo S. Jusuf/)

VIVAnews - Kasus pelecehan dan kekerasan terhadap anggota Paskibraka DKI Jakarta terus berlanjut. Sore ini orangtua korban kembali melaporkan kekerasan yang dilakukan oleh senior laki-laki.
 
Fajar Ginting, orangtua anggota Paskibraka bernisial L, melaporkan kasus ini ke Sentra Pelayanan Kepolisian Polda Metro Jaya, Jumat 3 September 2010.

Paskibraka senior berinisial FDT, V, dan A, dianggap melakukan tindakan kekerasan dan pelecehan dengan meminta peserta pelatihan melakukan push up panas dingin. Push up itu harus dilakukan tanpa mengenakan busana dan bertumpuk dengan peserta lainnya.

Ketiga senior laki-laki Paskibraka DKI Jakarta dilaporkan sesuai Pasal 80 dan 82, UU No 23 tahun 2002, tentang Pelindungan Anak. "Ketiganya bertanggung jawab. Karena struktur dan jabatannya secara teknis," ujarnya.

Fajar Ginting menambahkan, laporan ini merupakan bentuk ketegasan orangtua agar proses hukum bisa tetap dijalankan dan kasus ini cepat diselesaikan. "Apa hubungan push up sambil telanjang dengan kedisiplinan," katanya di SPK Polda Metro Jaya.

Sebelumnya, pihak orang tua memang telah membetuk forum untuk pengusutan kasus ini, namun tidak ada penyelesaian dan sikap tegas dari Dinas Olahraga dan Pemuda (Disorda) dan Purna Paskibra Indonesia (PPI). Akhirnya sejumlah orangtua sepekat untuk melapor polisi.

Fajar Ginting menjelaskan, rencana pengambilan keterangan sejumlah saksi seperti dirinya dan anaknya akan dilakukan setelah Lebaran. "Sehabis Lebaran. Tapi kalau mereka minta maaf tentu akan kami maafkan. Tapi proses hukum harus tetap berjalan." tutup Ginting.



• VIVAnews   |   Share :  
Rating
Komentar
aldoalfan
03/01/2011
sepertinya ini melenceng dari aturan yang sudah ada dlm pelatihan, mungkin itu dilakukan hanya demi kesenangan pribadi semata hingga menghiraukan tata krama dan peraturan
Balas   • Laporkan
n. iswantara
22/11/2010
keterlaluan.......................
Balas   • Laporkan
ajik-singaraja
03/09/2010
beginilah ulah para manusia sekarang, mudah2an Tuhan menghancurrrrrrrrrkan alias mengKIAMATkan bumi iini dulu biar seluruh komponen musna dan kembali keperadaban baru, hidup kiamat 2012
Balas   • Laporkan
aan salam effendy
03/09/2010
Saya Selaku pendidik juga sangat kecewa, apalagi saya juga pernah menjadi Anggota paskibraka...... hukuman itu tidak layak dan tidak pantas jika senior memberikan sanksi pada yunoir....... apalagi tanpa busana (telanjang) itu sangat memalukan......
Balas   • Laporkan
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar
atauÂ