Metro

Arus Urbanisasi ke Jakarta Menurun

Sekitar 700 kendaraan setiap harinya masuk Jakarta pada pagi hari dan keluar pada sore.

Sabtu, 4 September 2010, 15:03 WIB
Eko Priliawito, Syahid Latif
Arus Balik H+3 di Stasiun Senen (VIVAnews/Tri Saputro)

VIVAnews - Arus urabanisasi ke DKI Jakarta yang biasanya meningkat setelah Lebaran, tahun ini diperkirakan akan turun. Masyarakat urban kini mulai pidah ke wilayah ain.

"Ada trend migrasi ke Jakarta angkanya berkurang. Di Botabek banyak dan beralih ke sana," kata Gubernur DKI Jakarta, disela inspeksi kesiapan angkutan mudik di Terminal Kampung Rambutan, Sabtu 4 September 2010.

Menurut Foke, dengan beralihnya kota tujuan masyarakat urban ke sekeliling Jakarta, bukan berarti beban Jakarta semakin berkurang.

"Harus diketahui saat ini ada sekitar 700 ribu kendaraan bermotor yang komuter di mana pagi datang ke Jakarta dan sore harinya keluar dari Jakarta," katanya.

Untuk mengantisipasi masih adanya masyarakat yang menjadi pendatang baru di Jakarta, sosialisasi akan dilakukan dengan membagikan brosur mengenai ketentuan kependudukan.

"Kami imbau dan koordinasi dengan daerah asal dilakukan setiap tahunnya. Sosialisasi juga dilakukan oleh daerah asal," ujar Foke.

Pada bagian lain, Foke mengungkapkan bahwa saat ini telah terjadi pergeseran moda transportasi yang digunakan oleh penduduk di Jakarta.

Tahun ini, Pemprov memperkirakan 900 ribu dari 2,2 juta pemudik akan menggunakan angkutan pesawat udara. Peralihan dikarenakan masyarakat ingin secepatnya tiba di kampung halaman, serta indikasi daya beli masyarakat yang cukup kuat. (umi)



• VIVAnews   |   Share :  
Rating
Komentar
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar
atauÂ