VIVAnews - Sejumlah pengguna jalan mengeluhkan penutupan pintu masuk Plaza Semanggi. Selain tidak efektif, akibat penutupan itu, kemacetan makin panjang.
Pagi ini, Senin 6 September 2010, buntut kemacetan yang ditengarai akibat penutupan pintu masuk Mal Plaza Semanggi hingga mencapai kawasan Slipi.
Akibata penutupan ini, akses di Jalan juga bertambah berat. Kendaraan yang masuk kawasan Kuningan dari Gatot Subroto bertumpuk di kawasan Casablanca.
Salah seorang pengendara bernama Hendro, akibat kemacetan panjang dari kawasan Slipi, Gatot Subroto dan memasuki kawasan Casablanca, dirinya harus menambah jam tunggu macet hingga satu jam lebih.
"Dari Slipi dan masuk kawasan Casablanca, sudah hampir dua jam. Biasa masuk lewat mal sudah sampai satu jam lalu," ujar Hendro, Senin 6 September 2010.
Hal serupa jug dialami Sandra, pegawai yang berkantor di kawasan Karet Kuningan. Biasanya dengan memotong masuk Mal Plaza Semanggi jarak tempuh dari rumahnya ke kantor hanya sekitar 1 jam 30 menit. Tapi kini dirinya harus memilih jalan lain dan menghabiskan waktu lebih dari dua jam.
Penutupan pintu masuk Mal Plaza Semanggi telah dilakukan sejak Jumat lalu. Dengan penutupan, diharapkan arus lalu lintas di kawasan Gatot Subroto lancar pada jam sibuk, pagi dan malam hari.
Kemacetan yang disebakan karena akses masuk mal itu bahkan mengakibatkan menguncinya arus lalu lintas di bundaran Semanggi dan berdampak kemacetan hingga dari arah Grogol, Cawang, Sudirman, dan Thamrin.
Setelah penutupan salah satu akses Plaza Semanggi, Polda Metro Jaya juga akan mengkaji akses ke Pejaten Village, Jakarta Selatan. Banyak laporan yang menyebutkan kemacetan sering terjadi di area itu.