VIVAnews - Mendekati Lebaran, Bank Indonesia telah mengeluarkan uang tunai Rp31 triliun. Angka itu mulai dari awal Puasa hingga 2 September 2010.
Menurut Kepala Biro Humas Bank Indonesia Difi A Johansyah, uang sebesar itu terdiri dari pecahan besar Rp26 triliun, dan pecahan kecil Rp5 triliun. "Untuk realisasi nasional outflow selama Ramadhan Rp26 triliun," kata dia kepada VIVAnews di Jakarta, Senin 6 September 2010.
Sedangkan untuk Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi, hingga 3 September BI telah menyebarkan uang sebesar Rp13,8 triliun, yang terdiri dari pecahan besar Rp12,1 triliun dan pecahan kecil Rp1,7 triliun.
Sebelumnya, untuk mengantisipasi kebutuhan Lebaran, BI menyiapkan Rp50 triliun, terdiri dari pecahan besar Rp44 triliun dan pecahan kecil Rp6 triliun. Jumlah itu meningkat 17 persen dibanding tahun lalu.
Direktorat Peredaran Uang BI telah melakukan perencanaan pengiriman uang ke seluruh unit kerja kas di kantor Bank Indonesia, yaitu selama Agustus Rp37,63 triliun terdiri dari pecahan besar Rp31,86 triliun dan pecahan kecil Rp5,77 triliun. Realisasi pengiriman uang hingga pekan kedua Agustus sebesar Rp19,88 triliun dan rencana pengiriman uang periode pekan ketiga dan keempat Agustus Rp17,75 triliun.
Tahun ini BI tidak membatasi penukaran uang baru, sehingga dapat melayani permintaan masyarakat dalam jumlah berapapun. BI juga sudah mengantisipasi dengan menyediakan uang pecahan kecil jauh-jauh hari. Sebelum Lebaran tiba, BI sudah menyediakan uang baru 3-4 bulan sebelumnya.