Metro

Polisi Imbau Takbiran Jangan Pakai Sarung

Kostum saat takbir keliling adalah bagian dari keselamatan yang perlu diperhatikan.

Kamis, 9 September 2010, 14:11 WIB
Pipiet Tri Noorastuti, Eko Huda S
Malam Takbiran di Jakarta (Vivanews/ Tri Saputro)

VIVAnews - Bukan hanya mengeluarkan imbauan agar tak melakukan konvoi di malam takbir, Kepolisian RI juga mengimbau anak-anak agar tak mengenakan sarung saat melakukan takbir keliling.

Kepala Divisi Humas Polri, Brigadir Jenderal Iskandar Hasan, mengatakan, kostum saat melakukan takbir keliling adalah bagian dari keselamatan yang perlu diperhatikan.

"Anak-anak yang memakai sarung, sambil mukul beduk kan berbahaya. Gerak terbatas," ujarnya, Kamis, 9 September 2010. "Jangan dipaksakan, jubel-jubelan, bisa jatuh."

Seperti tahun-tahun sebelumnya, kepolisian meminta masyarakat untuk tidak menggelar takbir keliling dengan konvoi ke jalan-jalan raya. Aktivitas takbir keliling hendaknya fokus di sekitar lapangan atau masjid.

Takbir dengan konvoi di jalanan dikhawatirkan akan menyebabkan kemacetan dan rawan kecelakaan. "Saya pikir itu, konvoi untungnya apa," kata dia. "Buat apa, konvoi takbir di Jalan Thamrin juga nggak ada yang dengar."

Meski demikian, kepolisian tetap mengerahkan pasukan untuk mengamankan di sejumlah titik rawan di Jakarta. Pengamanan lebih bersifat antisipasi terhadap kecelakaan saat takbir keliling.(ywn)

• VIVAnews
Rating
Komentar
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar
atauÂ