Buruh Demo, Apindo Cabut Gugatan Soal Upah
Di Bekasi, aksi buruh membuat jalan tol Cikampek macet hingga 18 km.
Kamis, 19 Januari 2012, 17:59 WIB
Eko Huda S
Demo Buruh (VIVAnews/Nurcholis Anhari Lubis)
VIVAnews - Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) akhirnya mencabut gugatan atas putusan revisi upah minimum provinsi (UMK) yang resmi dikeluarkan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat.
"Pihak Apindo dan perwakilan buruh telah bernegosiasi, kemudian terjadi kesepakatan Apindo mencabut gugatannya," ujar Kabaghumas Polresta Bekasi Kabupaten, AKP Bambang Wahyudi saat berbincang dengan VIVAnews.com, Kamis 19 januari 2012.
Sebelumnya Apindo menggugat surat keputusan revisi UMK Jawa Barat ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Bandung. Apindo merasa UMK yang baru itu terlalu tinggi.
Atas gugatan itu, ribuan buruh menuntut pencabutan tuntutan itu. Pihak Apindo pun berjanji akan mencabut tuntutan di PTUN Bandung itu pada hari ini. Namun, Apindo ternyata tidak mencabut tuntutan itu. Sehingga, para buruh menggelar aksi besar-besaran di tiga titik, yaitu di Cilincing, Tangerang, dan Bekasi.
Para buruh tetap mendesak Apindo untuk mencabut gugatan itu. Akhirnya polisi berinisiatif memediasi antara perwakilan buruh dengan Apindo. Hasil negosiasi itu, Apindo bersedia mencabut gugatananya. "Suratnya sudah ditandatangani setelah negosiasi tadi," kata Bambang.
"Saat ini kita membantu menyosialisasikan kesepakatan itu ke korlap masing-masing buruh," tambah Bambang.
Kemacetan panjang
Aksi demo ribuan buruh ini menyebabkan kemacetan panjang di Tol Cikampek. Hal itu karena para buruh menutup sejumlah akses jalan. "Mereka mencoba menutup akses akses tol masuk maupun keluar Cikarang Barat," ujar Bambang.
Kemacetan itu terjadi hingga sore ini. Banyak kendaraan yang tidak bisa melaju meski para buruh sudah mulai membubarkan diri. "Sampai aksi bubar, kemacetan masih terjadi," tutur Bambang. (umi)
Kami sebagai Buruh mengerti itu, tp di pengadilan PTUN memenangkan gugatan Apindo, penghasilan sopir hilang untuk hari in saja, sedangkan kami memperjuangkan penghasilan 1 tahun ke depan (UMR 2012), hnya dg cara ini kami bs mendapat perhatian Nasional . .
menurut abah mah tembak2in aja tuh yg tukang demo bikin rusuh orang kampung aja....emang buruh indonesia dunguuu smua....
samora
|
27/01/2012
|
Laporkan
tnggal dmna Bah ??? Ganda Mekar, Jarakosta, Mariuk,apa dmana ???
@bang napi : cocok ma nama ente "penghuni sel", lu mang gak pnah ngerasain jd buruh yg penghasilan perbulannya belum tentu cukup utk menghidupi anak dan istrinya krn hiduplu slalu cari rejeki yg gampang dptnya.... yaitu bbuat kriminal.... kasihan d lu
balonbalon
|
27/01/2012
|
Laporkan
Henzo juga buruh yaa.. gak ikut demo? hati2 lo kena sweeping buruh yg demo.. :P
henzo
|
27/01/2012
|
Laporkan
gw juga buruh, pengen pny gaji cukup, tp kenapa nyusahin sopir, pengguna jalan tol dan lain2...caranya itu yang nyusahin bnyk orang pdhl orang2 yang kita tuntun lagi cengengesan lihat kalian nyusahin orang lain...
bangnapi79
|
27/01/2012
|
Laporkan
dedot: lah situ demo minta dipenuhi hak2nya tp kalian lupa memenuhi hak2 pengguna jalan... supir2 merugi gara2 macet, mungkin orangsakit bisa mati gara2 telat dibawa kerumahsakit krn macet....tahu?????
skill kerjanya NOL tp minta kenaikan gaji terus... sukanya kalau demo menutup jalan mengganggu hak pengguna jalan. kalau mau uang banyak ya jangan jadi buruh, tinggal keluar aja jadi buruh kok repot
ya2ts
|
28/01/2012
|
Laporkan
bicara gak segampang kenyataan bung... saya bukan buruh tapi saya mengerti mereka...
bangnapi79
|
27/01/2012
|
Laporkan
Loe kali yang koruptor...?? buruh demo menutup jalan sampai macet apa itu tidak merugikan pemakai jalan misal supir yang akhirnya harus merugi karena macet atau orang sakit akhirnya meninggal gara2 terjebak macet??? pikir loe...
shendysumartianz
20/01/2012
hidup buruh hidup buruh hidup buruh.........buruh seumur hidup
henzo
|
27/01/2012
|
Laporkan
hidup buruh...tp kenapa nyusahin pengguna jalan tol, padahal dari mereka ada yang sakit,ada yang penghasilannya hilang (sopir) dll. sedangkan para pengusaha hanya nonton ulah kalian...
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar