Metro

Xenia Maut Milik PJ, Warga Bekasi

Mobil tersebut saat dikreditkan baik BPKB maupun STNK belum dibalik nama oleh pemiliknya.

Kamis, 26 Januari 2012, 09:58 WIB
Desy Afrianti, Siti Ruqoyah
Mobil Xenia maut tewaskan 9 orang di Jalan Ridwan Rais, Jakarta (VIVAnews/ Syahrul Ansyari)

VIVAnews - Mobil Daihatsu Xenia B 2479 XI yang dikemudikan Afriyani Susanti saat kecelakaan maut di Tugu Tani yang menyebabkan sembilan nyawa melayang diduga milik seseorang berinisial PJ yang beralamat di kawasan Jaka Sampurna, Bekasi Barat. Mobil tersebut hingga kini masih berada dalam status kredit dari sebuah perusahaan leasing di Jakarta.

Informasi yang diterima dari sumber VIVAnews.com menyebutkan, mobil tersebut saat dikreditkan baik BPKB maupun STNK belum dibalik nama oleh pemiliknya, PJ. Mobil itu saat ini masih dalam proses kredit yang belum selesai dengan masa kredit selama 3 tahun.

Sumber itu juga tidak bisa menyebutkan mengapa mobil itu bisa dipinjamkan ke Afriyani. Sementara saat VIVAnews.com menghubungi kediaman PJ, telepon sempat diangkat oleh seorang wanita.  Saat dikonfirmasi wanita ini membenarkan Xenia B 2479 XI adalah miliknya. "Iya benar (Xenia milik dia)," kata wanita itu.

Namun saat ditanya lebih detil bagaimana mobil tersebut bisa berada di tangan Afriyani, dia mengaku tidak tahu. Jawaban yang sama juga disampaikan saat ditanya apakah dia mengenal Afriyani dan tahu kondisi mobil itu saat ini. "Nggak tahu, sudah ya," kata wanita itu buru-buru menutup teleponnya.

Namun Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Rikwanto membantah mobil milik PJ. Rikwanto menyatakan nama pemilik mobil itu adalah B. "Si E, teman tersangka meminjam mobil dari si B," kata Rikwanto.

Rikwanto mengatakan, saat kejadian polisi menemukan ada STNK fotokopi milik B. "Saat kami cek ke Samsat ternyata benar milik B dan sudah balik nama. Pembuatannya tahun 2010," kata Rikwanto.

Kata Rikwanti, polisi akan memanggil B untuk menjelaskan kenapa mobil itu bisa sampai ke tangan E. "Kami juga nggak tahu B itu siapa," katanya.

Daihatsu Xenia berwarna hitam yang dikemudikan Afriyani menabrak belasan orang di Jalan MI Ridwan Rais, Tugu Tani, Jakarta Pusat, 22 Januari 2012 lalu. Sembilan orang tewas. Empat lainnya luka-luka.

Afriyani Susanti ditetapkan sebagai tersangka dalam kecelakaan maut ini. Dia terbukti berkendara tanpa membawa STNK, tak memiliki SIM, merusak fasilitas umum, dan menghilangkan nyawa atas kecelakaan itu. Sebelum menabrak belasan orang itu, Afriyani juga diketahui telah mengonsumsi minuman keras dan ekstasi. (umi)



• VIVAnews   |   Share :  
Rating
Komentar
kezia_aza85
30/01/2012
hal kayak gtu bisa terjdi ma siapa aja.. q yakin sperti papun cewek tu..dia ga prnah berniat membunuh....
Balas   • Laporkan
afanrob
27/01/2012
buat masbro2 sblm nya... gg usah nyalahin wanita.. ini tu mang kesalahan dan efek narkoba.. makanya jangan dekat2 ma barang gituan.. akibatnya fatal sob..
Balas   • Laporkan
dina87
26/01/2012
coba mobilnya serempetan ama kendaraan lain pasti pemiliknya lgsung keluar sumpah serapah minta diganti mobilnya paling bagus..skrg giliran mobilnya jd tersangka pembantai orang pada kabur ga berani ngakuin mobil itu miliknya..wkwkwkwk..
Balas   • Laporkan
scan
26/01/2012
untuk dunia lebih baik, sebaiknya wanita jgn nyetir mobil dan mengurus anak2 dan suami.
Balas   • Laporkan
michaelvillareal | 29/01/2012 | Laporkan
bukan wanita yang ga boleh bawa kendaraan, tapi orang mabok yang ga boleh nyetir mobil. kalo mo mabok, di wc aja. mampus-mampus sendiri di wc.
manitou | 26/01/2012 | Laporkan
pasti ente lama di arab.. dan mulai berpikir seperti junjungan
cheklainer | 26/01/2012 | Laporkan
sy sangat stuju dgn agan hexapro,bukan untuk diskriminasikan kaum perempuan namun kenyataannya dijalan memang seperti itu,saya malah ngeri dan parno klo didepan sy cewek bawa motor hanya tuhan yg tau kalo dia mau nyalip sok malas noleh ,mau motong jln see
Libot
26/01/2012
Susah amat sih nyari empunya mobil ? Makanya bikin terobosan aturan biar mempermudah dan mempermurah bea balik nama mobil dunk !
Balas   • Laporkan
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar
atauÂ