Metro

Suami Istri Tewas Terlindas Truk Tronton

Keduanya terlindas saat mencoba mendahului kendaraan yang ada di depannya.

Kamis, 26 Januari 2012, 17:35 WIB
Eko Priliawito, Luqman Rimadi
Kecelakaan sepeda motor (Iwan Heriyanto | surabayapost)

VIVAnews - Pasangan suami istri pengendara sepeda motor meninggal seketika setelah ditabrak dan dilindas truk tronton di kolong Jembatan Jatinegara, Jakarta Timur, Kamis siang, 26 Januari 2012.   

Sebagaimana dijelaskan Traffic Management Center (TMC) Polda Metro Jaya, kecelakaan tragis itu terjadi sekitar pukul 13.30 WIB. Korban adalah Heri Giyatno (53) dan Romlah (46), istrinya. Mereka berboncengan di sepeda motor berpelat nomor B 6901 UNX.

Sepeda motor Heri hilang kendali saat berupaya menyalip kendaraan yang ada di depan mereka saat melaju dari Jatinegara menuju Cipinang. Terguling, tubuh suami istri itu langsung dihantam truk tronton B 9707 QU yang melaju dari arah belakang.

"Korban hilang kendali," kata petugas informasi TMC POlda Metro Jaya, Brigadir Widia, Kamis, 27 Januari 2012.

Truk yang dikemudikan Lilik bin Eman (50), warga Kampung Asih, Cimahi, Jawa Barat, ketika itu memang berjarak sangat dekat dan tidak dapat lagi menghindari korban yang terguling.

Menurut Kepala Satuan Wilayah Lalu Lintas Polres Jakarta Timur Ajun Komisaris Besar Pol. Sudarsono, pemeriksaan terhadap pengemudi truk dan seorang saksi yang ada di lokasi kejadian, masih dilangsungkan. Kronologi detail kejadian masih disusun. Ada saksi yang melihat sepeda motor hilang kendali karena terperosok lubang.

"Kami periksa saksi supaya dapat segera menentukan penyebab kejadian ini. Harus jeli memproses masalah ini karena korban meninggal dunia," katanya kepada VIVAnews.com.

Hingga saat ini kedua jenazah masih berada di RSCM, Sepeda motor dan truk tronton dan sopirnya ditahan polisi. (kd)

 



• VIVAnews   |   Share :  
Rating
Komentar
khozin.asror.666
02/02/2012
kok malah banyak yang mengecam supir truk ini ya di banding afriani?? mungkin afriani membuat akun palsu dan mengoment britanya sendiri... alah mboh, yo ben mati yo ben....
Balas   • Laporkan
mahadewa
29/01/2012
INI SALAH SOPIR TRUKNYA...SEHARUSNYA DIHUKUM 2 KALI 6 TAHUN=12 TAHUN PENJARA..!
Balas   • Laporkan
240570
27/01/2012
susah lah sekarang kembali saja kejalan yang terbaik
Balas   • Laporkan
ikhal2012
26/01/2012
segera perbaiki jalan yang bolong bekas gorong" biar tak bertambah lagi korban sia sia. jangan ngurusin suksesi pemenangan PEMILU 2014 melulu.
Balas   • Laporkan
benzema
26/01/2012
mmg pengendara motor rata2 ngawur.
Balas   • Laporkan
yang salah sebenarnya siapa? dijalan kenapa ada lubang? yang bikin jalannya juga kenapa dibiarkan berlubang? yang naik motor kenapa juga tidak hati2? jadi bingung yang salah siapa
Balas   • Laporkan
chimenks
26/01/2012
Gateng... tenane Perrr....?!
Balas   • Laporkan
apa_aja
26/01/2012
motor bukanlah alat transportasi yg baik. gimana nih pak dahlan iskan komentarnya setelah baca ini?
Balas   • Laporkan
hexapro
26/01/2012
Pasti si suami ugal2an asal ngebut ga pake perhitungan, gini deh jadinya. Nyalip ga diperkirakan dulu bisa apa gaknya.
Balas   • Laporkan
azhuri.xbata
26/01/2012
Kejadian didepan mata gw, sungguh mengerikan helem hancur, ada potongan daging di ban truk tronton............sereeeeemm.
Balas   • Laporkan
nextandy | 26/01/2012 | Laporkan
kayak film saja yah.
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar
atauÂ