Metro
Xenia Maut

Afriyani: Ini di Luar Kemampuan Saya

Afriyani Susanti kembali menyampaikan permohonan maaf kepada keluarga korban.

Kamis, 26 Januari 2012, 18:05 WIB
Eko Priliawito, Siti Ruqoyah
Afriyani Susanti, pengemudi "Xenia maut" (apa kabar indonesia-tvOne)

VIVAnews - Kepolisian Daerah Metro Jaya kembali memeriksa pengendara "Xenia Maut" Afriyani Susanti yang menabrak dan menewaskan sembilan pejalan kaki di di Jalan MI Ridwan Rais, Tugu Tani, Jakarta Pusat, Minggu malam kemarin, 22 Januari 2012. Saat menunggu pemeriksaan oleh penyidik Lalu Lintas Polda Metro Jaya di gedung Satuan Narkoba Polda Metro Jaya, Afriyani kembali menyampaikan permintaan maaf kepada seluruh keluarga korban tewas.

"Mohon bantuannya, karena ini permintaan maaf dari Afriyani. Bahwa ini di luar kemampuannya dan takdir yang harus dijalani sebagai makhluk Tuhan," kata kuasa hukumnya, Efrizal, menirukan pernyataan Afriyani.

Ditambahkan Afrizal, pemeriksaan hari ini yang sedianya dilakukan sejak siang hari batal dilangsungkan. Afrizal hanya mendampingi Afriyani dan menandatangani berkas acara pemeriksaan.

Hingga saat ini polisi masih membatasi kunjungan para menjenguk Afriyani. Bahkan, pihak keluarganya belum dibolehkan menemui wanita berumur 29 tahun itu. Sejauh ini, petugas terus menggelar pemeriksaan maraton terhadap Afriyani dan ketiga temannya, petugas keamanan, polisi, dan korban yang ada di lokasi kejadian.

Afriyani sudah ditetapkan sebagai tersangka utama dalam kecelakaan maut ini. Dia dinyatakan terbukti berkendara tanpa membawa STNK, tak memiliki SIM, merusak fasilitas umum, dan menghilangkan nyawa manusia.

Hj. Yurnely, 51, ibunda Afriyani, sudah meminta maaf kepada keluarga korban.  Selain itu, keluarga Afriyani juga berjanji akan memberi dana santunan kepada keluarga korban. (kd)



• VIVAnews   |   Share :  
Rating
Komentar
ivoel
29/01/2012
kapan yach dia keluar dan bebas dari penjara...gw sech berharap biar dia cepat cepat bebas,gw pengen ketemu dirumahnya..lalu gw tebas batang lehernya..biar MAMPUS... kabulkan keinginan ku ini tuhan.....
Balas   • Laporkan
bluefantasi | 30/01/2012 | Laporkan
kalau gitu lo ngga ada bedanya dengan afriyani, pikiran kalian sama2 dikuasai setan. emang setelah setelah afriyani lo bunuh, lo bakal jadi pahlawan ya? wkkk yg ada lo jg bakal dieksekusi....
msgrafis
28/01/2012
kalian maki2 org lain. tapi tiap hari di jln ngebut2an, sama pejalan kaki kalian klakson kalau mau nyebrang di zebra cross. ga mau pelan buat orang nyebrang. kalian sendiri aja scr sadar ga punya kemanusiaan.
Balas   • Laporkan
indah89 | 29/01/2012 | Laporkan
wah.. saya sangat menghargai tuh sama pejalan kaki.. soalnya saya emmang ga bisa bw kendaraan pribadi :P
msgrafis
28/01/2012
kita jg harus turut mendoakan sebagian besar pengendara kendaraan di indonesia utk menjadi manusia yg lebih baik di jln. Banyak kok kecelakaan tiap hari terjadi, itu total jumlahnya ud lbh byk krn pengemudi egois scr sadar. tdk mabok. Knp kalian tdk marah
Balas   • Laporkan
msgrafis
28/01/2012
banyak kok yg ga mabok pun tingkahnya di jln kyk orang mabok. ga mabuk aja begitu, apalagi klo mabok. Afri, klo lo benar2 sadar, gw yakin lu bisa berubah jauh lbh baik bahkan lebih baik daripada org2 yg blm pernah kena musibah tapi suka seenaknya di jalan
Balas   • Laporkan
msgrafis
28/01/2012
slbm memaki orang lain (bagi yg memaki), NGACA jg diri sendiri. di jalan uda respek blm ama pejalan kaki dan yg naik sepeda ? parkir masih suka sembarangan gak seenaknya di trotoar ?
Balas   • Laporkan
f4154l
27/01/2012
Memang ini di luar kemampuan anda sebagai manusia....karena anda di pengaruhi alkohol dan narkoba....jadi anda tidak mampu berpikir seperti manusia...anda berpikir seperti binatang....
Balas   • Laporkan
msgrafis | 28/01/2012 | Laporkan
NGACA jg diri sendiri. di jalan uda respek blm ama pejalan kaki dan yg naik sepeda ? parkir masih suka sembarangan gak seenaknya di trotoar ?
hongbo
27/01/2012
Hukum di Indonesia memang "Kaya disengaja" memberikan peluang kepada para "Ba Ji Ngan2 " Narkoba, jadi rasanya percuma berharap banyak pada sistem hukum disini, banyak banget yg kaya afriyani..apalagi yg kerjanya sok pake dasi2.. harapin POLISI ?? hehehe
Balas   • Laporkan
drg.poekimak
27/01/2012
cobalah kita sesama mahkluk saling memaafkan,kecelakaan ini sudah berlalu kenapa slalu dibesar2kan...
Balas   • Laporkan
msgrafis | 28/01/2012 | Laporkan
slbm memaki orang lain (bagi yg memaki), NGACA jg diri sendiri. di jalan uda respek blm ama pejalan kaki dan yg naik sepeda ? parkir masih suka sembarangan gak seenaknya di trotoar ?
penonton1 | 27/01/2012 | Laporkan
kalo ga mo diributin yach bebaskan aza besok!!! abis perkara. liat apa yg akan terjadi selanjutnya!!!
haji.martole | 27/01/2012 | Laporkan
menurut abah si dokter itu ada benarnya karna pristiwa itu kan sudah berlalu jd knp musti di ributin..
yaya iyalah diluar kemampuan, namanya juga mabok, ngeplay..pasti diluar kemampuan soalnya otak dan pikirannya sudah pindah ke dengkul, berpikir sebelum pake shabu, ini cewe murahan baget,penyembah iblis sabu
Balas   • Laporkan
penonton1 | 27/01/2012 | Laporkan
versi pelaku: saya ga pake nyabu pak. tapi koq tes urine bisa positip. ada yg ganti kali. (begitulah yg drg.poekimak harapkan kali)
drg.poekimak | 27/01/2012 | Laporkan
itukan pernyataan polisi, coba versinya sang pelaku pasti beda lah........
kristi_adm
27/01/2012
kalo mengaku makluk Tuhan, kenapa musti pake-pake barang haram.... dasar manusia tak punya hati. tak ada takdir yang ada dengan kesadaran mau minum minuman keras dan narkotika serta sabu... dasar manusia bebal.
Balas   • Laporkan
drg.poekimak | 27/01/2012 | Laporkan
Innalillahi Wainna Ilaihi Rojiun berarti "Semua berasal dari Allah, dan akan kembali kepada Allah" ingat itu...coba renungkan
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar
atauÂ