Metro

Buruh Blokir Lagi Tol Cikampek, Macet 10 Km

Buruh yang sebagian besar menggunakan sepeda motor sudah memasuki jalan tol sejak pagi.

Jum'at, 27 Januari 2012, 10:23 WIB
Desy Afrianti, Erik Hamzah - Bekasi
Demo BPJS (VIVAnews/Fernando Randy)

VIVAnews - Ribuan buruh Bekasi kembali melakukan aksi unjuk rasa. Pagi ini mereka kembali menduduki ruas tol Jakarta-Cikampek.

Menurut petugas informasi Jasamarga, Winda, buruh yang sebagian besar menggunakan sepeda motor sudah memasuki jalan tol sejak pukul 09.30 WIB, Jumat 27 Januari 2012. "Para buruh menutup jalan di Km 31 Cikarang Barat," kata Winda saat dihubungi VIVAnews.com.

Akibatnya, arus lalu lintas dari arah Jakarta menuju Cikampek maupun sebaliknya, macet sepanjang 10 Km. Oleh karena itu, kata dia, pengendara dari arah Jakarta menuju Cikampek disarankan untuk keluar di pintu tol Bekasi Timur. Sedangkan arah sebaliknya keluar di pintu Karawang Timur.

Koordinator Buruh Bekasi Bergerak Obon Tabroni, mengatakan aksi ini dilakukan sebagai bentuk kecewaan pada Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) karena sudah dua kali sepakat akan mencabut gugatan di Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) soal Upah Minimum Kabupaten (UMK).

Namun dua kali juga diingkari. Menurutnya massa yang diturunkan kali ini sekitar 20ribu. "Mereka konsentrasi di kawasan Ejip Bekasi, MM2100 dan Jabebaka," kata dia.

Sehari sebelumnya, ribuan buruh yang kecewa terhadap keputusan majelis hakim Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Bandung, yang memenangkan gugatan Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) terhadap UMK Kabupaten Bekasi juga menggelar aksi serupa.

Buruh menutup ruas Tol di dua tempat yang menjadi akses utama ke tujuh kawasan industri di Cikarang, Kabupaten Bekasi. Yakni di pintu tol MM2100, dan pintu tol Deltamas, Cikarang Pusat.

Dua sisi ruas jalan tol baik arah Cikampek maupun arah Jakarta nyaris lumpuh. Hanya satu dua kendaraan yang melintas, bahkan badan jalan sempat berubah fungsi menjadi 'lapangan bola' dadakan oleh warga sekitar.

Buruh yang menutup ruas Tol di kawasan MM2100 adalah mereka yang tidak ikut ke Bandung, sedangkan buruh yang menutup ruas tol di kawasan Deltamas sebagian besar buruh yang mengikuti sidang PTUN. (umi)

 



• VIVAnews   |   Share :  
Rating
Komentar
archilles89
27/01/2012
seharusnya jgn pake fasilitas umum klo demo.. gw dari jakarta - BAndung 12 jam... ckckckckckc gara2 buruh yg tak bertanggung jawab + SPSI.. bubarin aja SPSI....
Balas   • Laporkan
heriantowibowo
27/01/2012
hallo para "pemimpin kaum buruh" .....demo yang anda pimpin mengacaukan banyak hal, ... itu bukan demo yang mendidik ...dan tidak baik dan tidak mendatangkan rasa empati ....
Balas   • Laporkan
watershed
27/01/2012
Hmmm gak simpatik sama demo buruh yang model kayak beginian...nyakitin hati rakyat...(pengguna tol rakyat kan?), coba demo yang tertib gak ganggu hajat hidup orang banyak pasti menuai simpati....kalau kayak gini? bubarkan paksa aja...
Balas   • Laporkan
harsa
27/01/2012
INI DISEBUT EGOISME ORANG SUSAH... MENTANG2 SUSAH, NGAJAK ORANG LAIN YANG SENANG IKUT SUSAH JUGA....
Balas   • Laporkan
pandelun
27/01/2012
Semoga cpt ketemu jln kluarnya...terlalu keras ke pengusaha takut pd kabur investor, terlalu lembek ke pengusaha eh malah buruh g bsa sejahtera
Balas   • Laporkan
darkface
27/01/2012
Hidup BURUH!!! Hidup PENGUSAHA!!! mari duduk sama2, untuk masa depan yang lebih baik.
Balas   • Laporkan
dody.asmoro
27/01/2012
saya kira semua pihak harus mengerti, terutama apindo mengingat kebutuhan sekarang serba naik, pa lagi ada rencana menaikkan BBM waduh nambah repot ja kebutuhan hidup...
Balas   • Laporkan
molekulhitam
27/01/2012
widih tepat nih demo nya, matiin jalur transportasi yg cukup vital. tapi kasian jg supir truk yg dikejar deadline. hhmm kalo pengguna jalan ikutan turun ke jalan juga seru deh, tambah besar demo nya..
Balas   • Laporkan
lia
27/01/2012
udahlah...ngak ada buruh, ngak ada pengusaha, ngak ada kita semuaaa ! kalo masing2 tdk dpt memenuhi hak dan kewajiban tgg jawab.
Balas   • Laporkan
phipiyou
27/01/2012
mamfyus..
Balas   • Laporkan
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar
atauÂ