Metro

Ribuan Buruh Juga Sweeping Perusahaan

Mereka mengajak buruh lain yang sedang bekerja, untuk ikut turun ke jalan.

Jum'at, 27 Januari 2012, 11:16 WIB
Anggi Kusumadewi, Erik Hamzah - Bekasi
Demo buruh (ANTARA/ Dhoni Setiawan)

VIVAnews – Sekitar 20 ribu buruh dari berbagai serikat pekerja yang tergabung dalam wadah ‘Buruh Bekasi Bergerak,’ hari ini kembali melakukan aksi unjuk rasa. Aksi ini terkonsentrasi di beberapa kawasan industri seperti East Jakarta Industrial Park (EJIP) Cikarang, Megalopolis Manunggal (MM2100) Industrial Town Cibitung, dan Kawasan Industri Jababeka Cikarang.

Aksi ini dilakukan sebagai bentuk kekecewaan buruh atas dikabulkannya gugatan Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) oleh Pengadilan Tata Usaha Negara Bandung terhadap Upah Minimum Kabupaten (UMK) di Kabupaten Bekasi. Artinya, berdasarkan putusan PTUN Bandung itu, UMK baru di Kabupaten Bekasi sebesar Rp1,491 juta per bulan, dibatalkan.

Sebelum melakukan aksi unjuk rasa, massa juga melakukan sweeping ke perusahaan-perusahaan guna mengajak buruh lainnya yang sedang bekerja, untuk ikut turun ke jalan.

“Sempat terjadi ketegangan saat sweeping. Tapi karena massa yang sweeping lebih banyak, mereka (buruh yang bekerja) akhirnya tidak berdaya dan bersedia ikut unjuk rasa,” ujar Obon Tabroni, Koordinator Buruh Bekasi Bergerak kepada VIVAnews, Jumat 27 Januari 2012.

Ribuan buruh yang menggunakan sepeda motor dan kendaran roda empat itu kemudian bergerak ke arah pintu tol Cikarang Barat untuk melakukan pemblokiran. “Ada ratusan polisi yang berjaga-jaga. Tapi situasi di lokasi masih kondusif,” kata Obon.

Aksi ini, terang Obon, juga merupakan bentuk perlawanan kepada Apindo yang dianggap mengabaikan dua kali kesepakatan pencabutan gugatan. “Dua kali kami buat kesepakatan untuk meredam aksi, tapi dua kali juga mereka (Apindo) mengabaikannya dan tetap melanjutkan prosesnya di PTUN Bandung,” kata Obon.

Selain memblokir jalan tol, dalam aksi kali ini ribuan buruh juga akan melakukan rapat akbar. Rapat dilakukan di dua tempat, yakni di patung kuda Kawasan Industri Jababeka, dan di perempatan Lippo Kawasan Industri EJIP.

“Rangkaian aksi hari Jumat ini akan kami lakukan sampai pukul  17.00 WIB. Kalau masih belum ada respons, hari Senin 30 Januari 2012 kami akan kembali melakukan aksi dengan massa lebih banyak lagi,” ucap Obon. (umi)



• VIVAnews   |   Share :  
Rating
Komentar
haji.martole
27/01/2012
lmenurut abah mah tembak2in aja tuh yg tukang demo bikin rusuh orang kampung aja....emang buruh indonesia dunguuu smua....
Balas   • Laporkan
pakde.gatot
27/01/2012
Bagi yg memperalat saudara2 sy kaum buruh,jgn kalian bangga dgn ulah yg g' terhormat ini..Tlg u/ aparat penegak hukum daerah Bekasi khususnya apa kalian g' tahu ato pura2 g' tahu klu ini ada provokatornya?BUKAN MURNI DR KAMI KAUM BURUH...!
Balas   • Laporkan
ni provokatornya.. ciduk aja bang.. kirim ke utan di papua.. beres.. Obon Tabroni, Koordinator Buruh Bekasi Bergerak
Balas   • Laporkan
malhafb
27/01/2012
dan tuntutan meraka juga sederhana... sekedar layak untuk hidup....
Balas   • Laporkan
yogurt32
27/01/2012
silakan demo...yang penting ndak suka merusak....
Balas   • Laporkan
bangnapi79
27/01/2012
skill kerja NOL tp sukanya demo minta naik gaji trs gak memikirkan apakah perusahaan lagi pailit apa tidak, kalau gak setuju dikasih gaji segitu ya gampang tinggal keluar jadi buruh aja khan mudah....
Balas   • Laporkan
richeros07 | 27/01/2012 | Laporkan
wiraswasta kok kayak ga punya otak gtu...hahah..harusnya kan attitude WIRASWASTA LEBIH BESAR DAN BAIK YA DR BURUH YANG SKILL NYA NOL..!!
b490le2020 | 27/01/2012 | Laporkan
bang napi, setuju. kalau ga mau kerja ya udah berhenti jangan nyusahin orang yang mau berangkat kerja maksa orang demo, tar perusahaan kabur ujung2nya pada di PHK
bangnapi79 | 27/01/2012 | Laporkan
ya kalu minta dihargai jangan menggagu kenyamanan pengguna jalan dong... sono demo ama APINDO minta gaji naik, kalau nggak mau naik ya keluar kerja jd buruh aja beralih jadi kerja apa kek... biar tahu kesusahan jg wiraswasta.... buruh mah enak tiap bulan
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar
atauÂ