Metro

Foke: Ormas Jangan Sering Bentrok

Bisanya bentrok tersebut dilatarbelakangi permasalahan yang sepele.

Minggu, 29 Januari 2012, 11:24 WIB
Sandy Adam Mahaputra, Siti Ruqoyah
Fauzi Bowo (VIVAnews/Ikhwan Yanuar)

VIVAnews - Bentrok antar dua organisasi massa antara Forum Betawi Rempug (FBR) dengan Pemuda Pancasila kembali lagi terjadi di belakang Menara Jamsostek, Jalan Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Sabtu malam 28 Januari 2012.

Melihat seringnya terjadi bentrok, Gubernur DKi Jakarta, Fauzi Bowo menghimbau kepada kedua ormas tersebut untuk lebih mengutamakan kepentingan masyarakat banyak, karena jika terjadi bentrok banyak yang dirugikan.

"Saya minta masing-masing pihak bisa saling menahan diri, karena Jakarta milik kita bersama," kata Fauzi di Jembatan Besi, Tambora, Jakarta Barat, Minggu 29 Januari 2012.

Dijelaskan Foke, sapaan akrab Fauzi Bowo, bisanya bentrok tersebut dilatarbelakangi permasalahan yang sepele, untuk itu dirinya mengingatkan kepada para organisasi massa yang ada di Jakarta, sebaiknya berkontribusi dalam pembangunan Jakarta, ketimbang melakukan bentrok.

"Posisikan (Ormas) sebagai pemilik kota jadi Jakarta harus dijaga keamanannya," jelas dia.

Seperti diketahui, dalam bentrok tersebut, polisi berhasil mengamankan satu orang anggota FBR karena kedapatan membawa senjata api dan juga ganja. Saat ini yang bersangkutan diperiksa di Polres Jakarta Selatan.

Menurut Kepala Bagian Operasional Polres Metro Jakarta Selatan, Ajun Komisaris Besar Yosi Prihambodo bentrok antar dua ormas itu terjadi pada pukul 17.00 WIB pada tanggal 28 Januari 2012. "Sudah sangat menggangu, makanya kami bubarkan, dan anggota ormas yang tertangkap tangan menggunakan senjata serta membawa ganja diamankan di Polres," kata dia (eh)



• VIVAnews   |   Share :  
Rating
Komentar
mahadewa
30/01/2012
Anggota FBR...membawa ganja...tolong pihak berwajib periksa organisasi masyarakat ini,mrk tdk bekerja dan cuma menjadi pungli untuk banyak wilayah di jakarta,tertibkan bendera2 FBR...atau akan di tertibkan dnegan kekerasan..
Balas   • Laporkan
sunisyam
29/01/2012
Katanya org yg tinggal di Jakarta kaum metropolis modern, tapi koq prilakunya lebih parah dan buruk dari manusia pedalaman di hutan yaa...tidak berbudaya dan tak beradab..penyelesaian masalah hnya dgn OKOL bukan AKAL...dasar BEGO!!!
Balas   • Laporkan
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar
atauÂ