Metro
Kecelakaan di Cisarua

Penumpang Sudah Peringatkan Sopir Bus Karunia

"Sopir tidak menggubrisnya," kata penumpang yang selamat.

Sabtu, 11 Februari 2012, 04:05 WIB
Syahid Latif, Ayatullah Humaeni (Bogor)
Bus Doa Ibu yang menjadi korban terjangan Bus Karunia Bhakti (ANTARA/Jafkhairi)

VIVAnews - Para penumpang bus Karunia Bhakti diketahui telah memperingatkan sopir bus jurusan Jakarta-Garut untuk berhati-hati. Namun, imbauan tersebut tak digubris sopir dan akhirnya berakibat pada terjadinya kecelakaan yang menewaskan 15 orang.

Hal itu diungkapkan salah seorang penumpang yang selamat, Asep Nu'man saat ditemui di Rumah Sakit Paru, Cisarua, Bogor, Jawa Barat, Sabtu, 11 Februari 2012. "Sopir itu tidak menggubrisnya," ungkapnya.

Asep mengatakan, para penumpang sebenarnya sudah mencium gelagat tak baik sejak bus tersebut melaju. Kecurigaan penumpang tertuju pada rem yang dinilai sudah mengalami blong.

Mencurigai hal itu, sejumlah penumpang pun langsung memberitahu sopir bus Karunia Bhakti untuk lebih berhati-hati dalam mengendarai mobilnya. Namun, peringatan penumpang itu tidak digubris oleh sopir.

Berdasarkan informasi yang dihimpun VIVAnews, sebelum bus Karunia Bhakti itu masuk ke jurang, sopir dikabarkan berhasil loncat turun dan langsung melarikan diri. Sementara itu, korban yang luka dan tewas sebagian besar akibat  terjepit jok kendaraan.

Hingga saat ini, petugas masih mengevakuasi para korban dan bus. Kondisi lalu lintas di jalan raya kawasan puncak sebelumnya disemarakkan oleh mobil ambulance yang hilir mudik membawa korban ke rumah sakit, baik yang meninggal maupun masih luka-luka.

Data terakhir korban yang tewas di RS Cisarua menunjukkan sebanyak 15 orang meninggal dunia. Sementara itu, jumlah korban luka-luka mencapai 48 orang.

Suasana di RS Cisarua, keluarga korban sudah mulai berdatangan untuk melihat kondisi keluarganya tersebut. Di lokasi kejadian, bus Karunia Bhakti dan Doa Ibu belum dievakuasi. (art)



• VIVAnews   |   Share :  
Rating
Komentar
Selamatkanlah umatmu Ya Tuhan.
Balas   • Laporkan
mickymouse
11/02/2012
HABIS INI PASTI BARU ADA PERATURAN BARU, SETELAH KEJADIAN BARU DIKELUARKAN PERATURAN.
Balas   • Laporkan
mahadewa
11/02/2012
Setiap kejadian kecelakaan terutama bus dan kendaraaan umum, pasti alasannya rem blong...padahal yng mengendarai nya yng ugal2an..polisi sudah waktunya di perkeras peraturannya...
Balas   • Laporkan
ardiyantobusri
11/02/2012
Hukum seberat2nya supir Bus tersebu dengan pasal berlapis ( Bagamana dengan Bus tersebut apa sudah di KIR apa belum ? Kalau sudah di KIR, betulan apa cuma basa basi saja ? )
Balas   • Laporkan
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar
atauÂ