Metro

Keluarga Pertanyakan Penembakan Kaki John Key

Penangkapan John Key diduga terkait kasus pembunuhan bos PT Sanex Steel Indonesia.

Sabtu, 18 Februari 2012, 06:43 WIB
Pipiet Tri Noorastuti, Luqman Rimadi
penangkapan (ientrymail.com)

VIVAnews - Polisi menangkap John Key di Hotel C'One, Jakarta Timur, Jumat 17 Februari 2012. Penangkapan diduga terkait kasus pembunuhan bos PT Sanex Steel Indonesia. Dia dilumpuhkan dengan sebuah tembakan di kaki sebelah kanan.

Adik sekaligus pengacara John Key, Tito Refra, mempertanyakan penangkapan dengan tembakan itu. Ia akan meminta pertanggung jawaban seorang perwira polisi berinisial H.

"Yakin sekali. Kami mnta tangung jawab dia, kami akan lapor ke propam," kata Tito di RS Polri Kramatjati, Sabtu dini hari, 18 Februari 2012.

Tito juga akan mengajukan permohanan pemindahan kakaknya ke Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut. "Karena sikap penangkapannya seperti itu, harus segera dipindahkan, kalo dia ada apa-apa Jakarta gempar."

Saat ditanya maksud di balik kalimat "Jakarta gempar", Tito mengatakan, ""Karena beliau punya saudara, relasi dan teman, mereka ingin tahu sebenarnya apa yang menyebabkan John ditangkap," ujarnya.

Sementara itu seorang perwira polisi mengatakan bahwa petugas terpaksa melepas tembakan lantaran John melawan. (ren)

Baca: Kronologi Penangkapan John Key



• VIVAnews   |   Share :  
Rating
Komentar
wisnu2306
20/02/2012
Hati2 Pengalihan Isu kasus Demokrat
Balas   • Laporkan
sufri.m
19/02/2012
seharusnya satu klan, john kei dan seluruh komponen keluarganya dimusnahkan. agar dikemudian hari tidak ada yang menuntut dendam
Balas   • Laporkan
syamsul.nasri
19/02/2012
ini harus di tuntaskan semuanya pak polisi,premanisme jangan ada lagi RI,....meresahkan....siapa yang memelihara mereka dan yang beking jhon key ini,hari gini masih ada premanisme.....!
Balas   • Laporkan
mahadewa
18/02/2012
HEI TITO..jgn pake ancam2 Jakarta yah..sudah bosan hidup kau..!!!!!!
Balas   • Laporkan
mimemute
18/02/2012
yg kaya gini baru di berangus jgn malah fpi... coba mentri pembangunan indonesia timur kerja woi... kerja... kerja... kerja... kerja... kasian mrk cari duit pake naruli hukum rimba... yg serem yg berkuasa... kalau singa sih bagus ini kan orang...?
Balas   • Laporkan
komisitiga
18/02/2012
Hati hati dg Backing nya si preman.Kite liat ape konconya si preman berani nyerbu kantor POLIsi.Seru deh ceritanya. Ayo bang.kumpulin anak buahnya. nyerbu kantor polisi berani gak ? Biar jadi makanan Pelor Brimob.apalagi brimob banyak yg nganggur .
Balas   • Laporkan
jenggot_dowo
18/02/2012
mending tembak mati sekalian aja preman2 kayak gini. bikin jakarta rusuh mulu. bisanya bikin onar aja
Balas   • Laporkan
kirina
18/02/2012
AYO FPI>>>>> BANTU POLRI SIKAT PREMANISME.
Balas   • Laporkan
sioneng | 18/02/2012 | Laporkan
jangan salah bos, justru kelompok jhon key ini sangat dendam sama FPI
blueberry | 18/02/2012 | Laporkan
lha wong sama2 preman , saling dukung lah.....
sioneng
18/02/2012
masih untung ditembak kakinya, sampah masyarakat kaya nich orang dan jongos2nya harusnya ditembak mati aja
Balas   • Laporkan
barca_mania
18/02/2012
Kalo perlu "diamankan saja sekalian" biar jakarta bebas dari para cecunguk2 dan 4njing2 semacam John Key dan para begudanlnya, itu sudah bukan rahasia lagi... kita dukung KAPOLRI untuk bersihkan Preman2 samp4h itu... BRAVO POLRI...jangan takut sama preman
Balas   • Laporkan
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar
atauÂ