Metro

Perlu Rp28 M untuk Atasi Genangan di DKI

Titik genangan air baru paling banyak ditemukan di Jakarta Selatan dan Jakarta Timur.

Rabu, 22 Februari 2012, 09:18 WIB
Desy Afrianti, Dwifantya Aquina
Kawasan Menteng Tergenang Akibat Hujan (VIVAnews/Tri Saputro)

VIVAnews - Dinas Pekerjaan Umum DKI menganggarkan Rp28 miliar untuk penyelesaian titik genangan di lima wilayah kota tahun ini. Kepala Dinas PU DKI Jakarta, Ery Basworo, mengatakan akan memantau kondisi saluran air, sehingga jika timbul genangan dapat langsung diperbaiki.
 
"Pemantauan dilakukan untuk mengetahui munculnya titik genangan baru akibat tidak mampu menampung aliran air hujan, baik karena sampah maupun karena mengalami penyempitan saluran. Sehingga dengan cepat melakukan normalisasi saluran air,” ujar Ery di Jakarta, Rabu 22 Februari 2012.

Kepala Bidang Pengelolaan Sumber Daya Air Dinas PU DKI Jakarta, Tarjuki menambahkan penyelesaian 106 titik genangan air di Jakarta telah rampung seluruhnya pada 2011. Penyelesaian genangan air ini dapat mempercepat waktu surut air hujan baik di jalan arteri dan kolektor.

"Penyelesaian titik genangan air ini sedang dalam tahap lelang pengerjaan fisik. Ini tidak dilakukan dalam multiyears, karena itu harus selesai hingga akhir 2012. Berapapun titik genangan air baru yang muncul, maka pemenang lelang harus mengerjakannya," ucapnya.

Menurut dia hingga kini dinas tengah melakukan pendataan dan pemetaan jalan arteri dan kolektor yang rawan dengan timbulnya genangan. Dari hasil pendataan sementara, titik genangan air baru paling banyak diitemukan di Jakarta Selatan dan Jakarta Timur.

Beberapa titik genangan baru yang akan segera diperbaiki, yaitu di Jalan Basuki Rahmat dan Jalan Ahmad Yani di Jakarta Timur, kemudian Jalan Fatmawati dan Jalan TB Simatupang di Jakarta Selatan.

"Kami akan upayakan Jakarta bebas dari genangan air karena curah hujan tahun ini, hampir sama dengan tahun 2010 lalu," ujar Tarjuki. (umi)



• VIVAnews   |   Share :  
Rating
Komentar
casciscup
22/02/2012
itu bukan solusi bung.. solusi terbaik adalah.. kembalikan daerah resapan air di jakarta salah satunya kawasan Pantai Indah Kapuk yg dulunya hutan cagar alam, skr jadi perumahan mewah.. dodol..
Balas   • Laporkan
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar
atauÂ