Metro

Anggota DPR Bantah Menampar Aparat Bea Cukai

Di BlackBerry Messenger beredar pesan soal anggota DPR menampar aparat Bea Cukai.

Kamis, 23 Februari 2012, 06:41 WIB
Arfi Bambani Amri, Ismoko Widjaya, Nila Chrisna Yulika
Terminal II Bandara Internasional Soekarno Hatta, di Tangerang, Banten (Antara/ Widodo S Jusuf)

VIVAnews - Di kalangan pengguna BlackBerry Messenger beredar broadcast message yang berisi informasi anggota Dewan Perwakilan Rakyat Andi Taufan Tiro telah menampar seorang aparat Bea Cukai di Bandara Soekarno-Hatta. Taufan membantah informasi itu, menyatakan dia hanya mendorong petugas tersebut.

Taufan bercerita, kejadian itu terjadi pada jelang Maghrib, Selasa 21 Februari 2012 kemarin. Taufan bersama anggota DPR lain baru mendarat dari Narita, Jepang.

"Saya turun dari pesawat, saat proses imigrasi lancar, tapi waktu di bagian kargo lama," kata Taufan. "Saya tanya ke petugas, kok lama? Lalu petugasnya bilang masih proses," kata politikus Partai Amanat Nasional itu.

Kemudian pada saat menuju keluar terminal, ada tiga jalur keluar tapi cuma satu yang dibuka. Padahal antrean lama sekali, ada satu jam, kata Taufan. "Ada juga orang-orang ekspatriat dari Jepang juga sudah mengomel-omel."

"Pada saat itu, saya memang teriak tolong buka satu lagi pintunya. Lalu dibuka satu lagi, ya saya langsung ke sana, di tempat yang sudah dibuka," kata Taufan. Lalu, Taufan mengaku didatangi tiga petugas.

"Saya tanya ke mereka, kenapa tidak dibuka dari tadi? Lalu satu petugas lagi datang, dia bilang, "Kenapa? Kenapa?" Tapi caranya itu arogan dan mendekati saya. Ya saya langsung dorong, saya tidak menampar," kata Taufan yang juga duduk di Komisi Perhubungan DPR itu.

"Lalu komandannya, Adrianus kalau tidak salah namanya, datang lalu marah-marah ke saya," kata Taufan. "Saya diminta ke kantornya. Dia bilang, saya tidak boleh ke luar sebelum saya minta maaf ke anak buahnya. Dia itu yang bilang bahwa saya menampar anak buahnya," kata Taufan.

Taufan langsung mengatakan ke komandannya itu bahwa dia tidak menampar. "Kalau saya menampar, silakan divisum, silakan dicek di CCTV dan silakan laporkan polisi. Dia seret saya ke kantornya, tapi saya tidak mau," kata Taufan. Setelah itu, Taufan mengaku meminta maaf kepada petugas yang tadi didorongnya.

Taufan juga menjelaskan, saat kejadian itu tak pernah mengaku sebagai anggota DPR. Jabatannya baru diketahui ketika petugas meminta paspornya. "Dan kebetulan paspor dinas, baru mereka tahu bahwa saya anggota Dewan," kata Taufan.



• VIVAnews   |   Share :  
Rating
Komentar
kelabanghijau
24/02/2012
lbh memalukan adalah petugas imigrasi di int airportnya, coba lht kelakuan mereka thdp org2 asing terutama yg datang dari china, kelakuan mrk seperti perampok dgn cara meminta uang sogokan, coba anda perhatikan pd saat mau masuk ke antrian imigrasi.
Balas   • Laporkan
komisitiga
24/02/2012
komandan Bea cukai cengkareng perlu diajarin sopan santun dan jangan cuma pinter mencari kelahan orang laen. Adrianus itu perlu diperiksa supaya gak arogan dan tau sopan santun . mereka itu harusnya melayani rakyat bukan malah mencari kesalahan penumpang.
Balas   • Laporkan
komisitiga
24/02/2012
Terlepas ditampar ato enggak.memang aparat Bea cukai dan Imigrasi Indonesia hampir disemua tempat kedatangan banyak yg arogan dan sok kuasa. BEA CUKAI dan IMIGRASI Harus di REFORMASI.Sy sudah keliling ke banyak negara.tapi yg paling bertingkah di Jakarta
Balas   • Laporkan
mickymouse
24/02/2012
PETUGAS BEA CUKAI TERKADANG JUGA SOK BANGET. KALO NGGAK NURUT AMA DIA BISA2 DIPERSULIT SETENGAH MATI.
Balas   • Laporkan
kelabanghijau | 24/02/2012 | Laporkan
yg aku bingung kenapa Dirjen bea cukai atau dirjen imigrasi gak dipecat aja ya, itu kan artinya mereka gak becus memberikan pelayanan yg bersih, sopan dan ramah. APA YG DIMAKSUD DGN BANGSA KITA RAMAH ????
tandiono
23/02/2012
benar petugas bea cukai memang belagu...kaya dia yg punya bandara.
Balas   • Laporkan
gampang itu , kasi ajah golok satu-satu biar meraka bereskan masalahnya sendiri , rakyat nonton ajah yg santai ya....
Balas   • Laporkan
0101
23/02/2012
mati la kaduonyo
Balas   • Laporkan
adamsmix
23/02/2012
pengalaman saya pas balik dari luar,koper di coret kapur(which is bakal di periksa lagi) setelah di bongkar gak ketemu apa apa and dia bilang "mas saya belom ngopi ama ngerko dari pagi"
Balas   • Laporkan
scan
23/02/2012
Baik anggota Dewan sama Aparat Bea Cukai sama-sama Arogan ga ada yang bener mentang-mentang punya seragam masing-masing jadi sok semua. pret tut..............
Balas   • Laporkan
jurdil | 23/02/2012 | Laporkan
Betuullll bgt...kasihan mereka itu...duit bulanannya dibayarin rakyat tapi belagu bgt sama yang ngebayar...lagaknya kayak yang punya bandara dan punya negara...prett
hambasahabat
23/02/2012
sikap anggota dpr sudah sangat tepat nd benar krn petugas bea cukai dibandara sangat arogan sekali dan tdk sangat sopan,petugas bea cukai tsb hanya memcari kesalahan orang lain untuk dpt diperas.
Balas   • Laporkan
machinegunhabib | 23/02/2012 | Laporkan
Bagus Tu Bea Cukai Cuman di Tampar.... Kalo Gw yg jadi Angota DePeR ... Gw INJEK Mukanya tu pegawai BEA CUKAI.....Biar Mukanya Ada VARIASInya dikit.wkkwkkwk....
setanlaut | 23/02/2012 | Laporkan
satuju mmg kadang2 petugas bea cukai maupun imigrasi arogan...tpi ada juga sebagian dpr yg jga arogan jadinya 50 : 50
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar
atauÂ