Metro

Penyerang di RSPAD Bawa Samurai dan Golok

Tawuran tidak seimbang terjadi di lapangan depan gedung Direktorat Kesehatan TNI AD.

Kamis, 23 Februari 2012, 10:14 WIB
Ismoko Widjaya, Luqman Rimadi
Lokasi bentrokan di RSPAD Gatot Subroto (VIVAnews/Luqman Rimadi)

VIVAnews - Bentrokan dua kelompok kembali terjadi di Jakarta dan, kali ini, menewaskan tiga orang. Menurut saksi mata, para penyerang yang menggunakan tiga mobil itu menyerang secara brutal kepada enam orang pelayat. Bercak darah berceceran di mana-mana.

"Gerombolan itu membawa dua mobil pribadi dan satu taksi. Senjata yang dibawa ada samurai dan golok," kata Suwanto, petugas jaga RS Pusat Angkatan Darat Gatot Subroto, Jakarta Pusat, di lokasi kejadian, Kamis 23 Februari 2012.

Pantauan VIVAnews, sisa-sisa bercak darah pasca-penyerangan semalam masih terlihat di lokasi kejadian. Massa yang berjumlah puluhan orang itu menyerang pelayat di Rumah Duka RSPAD.

Tawuran tidak seimbang terjadi di sebuah lapangan di depan gedung Direktorat Kesehatan Angkatan Darat, Akademi Kesehatan Gigi. Di lapangan yang biasa digunakan tempat parkir itulah penyerangan terjadi.

"Mereka yang diserang sedang menyemayamkan kerabat yang meninggal. Dua orang meninggal di tempat, satu di perjalanan," kata Suwanto yang mendapat tugas jaga semalam.

Menurut dia, polisi tiba setelah bentrokan yang terjadi sekitar pukul 01.30 WIB dini hari tadi itu usai. Saat ini terlihat, bercak-bercak darah berceceran di banyak titik.

Bahkan, ada bercak darah yang tepat berada di bibir lapangan yang berdampingan dengan sungai. Diduga, ada salah satu korban penyerangan yang langsung lompat ke sungai. (ren)



• VIVAnews   |   Share :  
Rating
Komentar
muhamadsaugi.saugi
24/02/2012
Mana tuh pembela HAM yg notabene katanya menolak anarkis dan kekerasan, kok kg ada suaranya?, giliran ini jelas-2 pembantaian+hingga tewas, td ada omongnya, sdh jelas mrka yg berkedok mmbela HAM org bayaran dan preman byaran jg smua.cm mengatasnamakan HAM
Balas   • Laporkan
hexapro
23/02/2012
Samurai itu nama prajurit Jepang jaman dulu (ibarat kopasus), pedangnya disebut Katana, bukan Samurai. Salah kaprah koq dipiara, dodol amat. Amat aja pinter.
Balas   • Laporkan
schyzofreniaz
23/02/2012
rusuh kok di RS, di gedung RMP & RPD aja tuh..... sekalian sama orang2xnya aja di acak2x semuanya... :p
Balas   • Laporkan
konsteo
23/02/2012
hehehe... di rumah sakit militer bisa kejadian begini... luar biasa... Pemerintah utamanya TNI harus bertanggung-jawab atas perilaku barbar ini!
Balas   • Laporkan
numpang_coment
23/02/2012
sudah bukan rahasia lagi kalo kelompok2 mereka tuh bikin resah warga .. kenapa di diemin berantas habis sampe ke akarnya ..jangan kasih ruang buat mereka, pemerintahan nya kayak TEMPE !
Balas   • Laporkan
Mengapa orang indonesia jadi seperti ini ? Tolong hentikan , kami sudah muak dengan kekerasan .....
Balas   • Laporkan
setanlaut
23/02/2012
makin parah aja neh...
Balas   • Laporkan
mantap bener tuh orang2,,tempat tentara aja diserbu,,gimana kalo istana tempat presiden????
Balas   • Laporkan
casciscup
23/02/2012
Aparatnya pada ngapain siiiiiiihhhhhhh,,,... makan gaji buta ..
Balas   • Laporkan
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar
atauÂ