Metro

Polri: Kami Tidak Takut dengan Preman

Kelompok manapun yang berbuat onar dan meresahkan masyarakat harus ditindak.

Kamis, 23 Februari 2012, 10:59 WIB
Aries Setiawan, Nila Chrisna Yulika
Lokasi bentrokan di RSPAD Gatot Subroto (VIVAnews/Luqman Rimadi)

VIVAnews - Aksi premanisme kembali terjadi dini hari tadi. Sekelompok pemuda menyerang pelayat di Rumah Duka RS Pusat Angkatan Darat Gatot Soebroto. Dua orang tewas.

Bagaimana aparat menyikapinya? Kabareskrim Mabes Polri Komjen Sutarman menegaskan, Polri tidak pernah takut dengan premanisme. Kelompok manapun yang berbuat onar dan meresahkan masyarakat harus ditindak.

"Kita dikasih masyarakat senjata kok, kenapa takut," ujarnya di gedung DPR, Jakarta, Kamis 23 Februari 2012.

Dia menuturkan, pada saat menjabat Kapolda Metro Jaya, pemberantasan terhadap pelaku premanisme merupakan agenda utamanya.  "Kita sudah tegas terhadap pelaku premanisme yang memang kita bisa melakukan penegakkan hukum kalau mereka melakukan pelanggaran hukum," tuturnya.

Namun dia menambahkan, kepolisian tidak bisa serta merta menindak kelompok yang tidak melakukan pelanggaran hukum. Polisi harus mencari bukti.

Terkait gugatan yang dilakukan keluarga pemimpin kelompok Angkatan Muda Kei (AMKei), John Kei soal penangkapan yang disertai penembakan, Sutarman mempersilakannya.

"Saya kira hak seseorang untuk melaporkan tindakan kepolisian yang dianggapya tidak pas. Nanti akan dilakukan pemeriksaan," ucapnya. (umi)



• VIVAnews   |   Share :  
Rating
Komentar
prucul
23/02/2012
Tantangan buat kabareskrim dan bin berani tidak utk menghidupkan kembali petrus.
Balas   • Laporkan
revinclaw
23/02/2012
na mereka berani karena ada yang ngebekingin, meras, dsb, dsb, berani karena mereka juga nyetor
Balas   • Laporkan
wiseword27
23/02/2012
apaaaaa????gak takut tapi juga gak mampu memberantasnya kan pak????kadang oknum polisi aja bertindak layaknya preman,,ada juga yang bangga disebut pakai pakaian preman...(seharusnya bilang pakaian bebas) pikir dong pikir
Balas   • Laporkan
ownergold
23/02/2012
Pak Polisi! bunuh-bunuhin aja tuh preman. aye dukung, kalo perlu aye jadi tukang tembaknya. HIdup FPI, kami mendukungmu untuk memberantas kemaksiatan dan sarang preman apabila pemerintah tidak mampu melakukannya. aye siap daftar
Balas   • Laporkan
setanlaut
23/02/2012
panggil aku aja "denjaka" gue abisin smua preman tuh...tak perlu pangke pelor cukup dng martabak telor..abiss loo
Balas   • Laporkan
konsteo
23/02/2012
"Kami tidak takut Preman!"... tetapi sesama preman dilarang saling mendahului!
Balas   • Laporkan
anhar1961
23/02/2012
Rindu jaman Pak Harto, rakyat aman tenteram. Preman dan penjahat ditindak tegas. Sekarang preman yang tertembak juga malah dijenguk Kapolda, aneh bin ajaib .....
Balas   • Laporkan
anggieriders
23/02/2012
tembak mati masukan karung buang diselokan lagi saja tu preman biar kaya jaman pa harto,
Balas   • Laporkan
wahyufredy01
23/02/2012
dulu zaman p harto semua preman tiarap...sampai tatoo nya pun dihapus pake setrikaan .. sekarang preman jadi penguasa ... ada preman berbasis kesukuan , ada preman berbaju agama dan lain-lain
Balas   • Laporkan
affan_82
23/02/2012
Preman meresahkan mencari uang dengan memeras dan menindas orang..udah bang sutarman tolong di kemas aja preman2 yang meresahkan...
Balas   • Laporkan
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar
atauÂ