Metro
Bus Transjakarta Koridor VIII

"Gantung Saya Jika 21 Februari Tak Jalan"

Bus tak akan beroperasi dengan rute penuh akibat keterbatasan armada.

Jum'at, 13 Februari 2009, 17:30 WIB
Pipiet Tri Noorastuti, Lutfi Dwi Puji Astuti
  (VIVAnews/Maryadi)

VIVAnews - Untuk kesekian kalinya Badan Layanan Umum Transjakarta menunda pengoperasian Bus Transjakarta koridor VIII. Kali ini, bus koridor Lebak Bulus-Harmoni itu dijanjikan beroperasi 21 Februari 2009.

"Gantung saya kalau nggak jadi beroperasi," kata Kepala BLU Transjakarta Daryati Asrining Rini, kepada wartawan di Balai Kota, Jumat 13 Februari 2009. "Siap nggak siap tanggal 21 Februari bus jalan."

Sedianya bus mulai beroperasi tanggal 14 Februari setelah tertunda selama hampir setengah tahun. Namun batal. BLU menyatakan masih perlu membenahi sejumlah fasilitas penunjang seperti halte, separator, pagar pembatas, dan penerang.

Hasil uji coba pada Kamis 12 Februari, menunjukkan, banyak hambatan di koridor tersebut. Terlalu banyak titik persimpangan dan putaran (U-turn), sejumlah pagar juga berlubang sehingga banyak penyeberang jalan yang menerobos. "Hambatan paling kritis di setiap underpass," ujar Rini.

Kepala Bidang Angkutan Darat DKI Jakarta, Hendah Sunugroho, menambahkan, pengoperasian koridor tersebut butuh persiapan yang lebih matang. Perlu menyempurnakan sejumlah fasilitas seperti penerang jalan dan penempatan zebra cross. "Mudah-mudaha satu minggu selesai."

Bus Transjakarta koridor ini tak akan beroperasi penuh. Ada tiga rute alternatif yang ditawarkan yaitu, Lebak Bulus-Tomang, Lebak Bulus-Jembatan Gantung, atau Lebak Bulus-Indosiar.

Baca juga: Tiga rute alternatif jalur Transjakarta



• VIVAnews   |   Share :  
Rating
Komentar
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar
atauÂ