Metro
Kriminal

Modus Baru Kejahatan yang Mengincar Anak Anda

Rizky Bahari Tonang hanya bisa menyesal saat mengetahui dirinya menjadi korban penipuan.

Senin, 23 Maret 2009, 10:37 WIB
Maryadie, Sandy Adam Mahaputra
Rizky Bahari Tonang (VIVAnews/Sandy Mahaputra)

VIVAnews - Rizky Bahari Tonang, 13, warga Danau Jembang, Slipi, Jakarta Barat hanya bisa menyesal saat mengetahui dirinya menjadi korban penipuan oleh orang yang baru dikenalnya.

Nasib apes dini dialami Rizky yang bersekolah di SLTP 12 dijalan Wijaya, Jakarta Selatan, pada Kamis, pekan lalu. Saat itu dia biasa nongkrong dengan sembilan temannya di depan sekolahnya.

Sambil duduk-duduk, sembilan siswa tersebut didatangi oleh pria yang mengaku bernama Beni. Kedatangan Beni saat itu sedang mencari pelajar yang sudah melakukan pelecehan seksual terhadap adiknya di Bazzar Mall Blok M.

Kesembilan siswa itu, semula tidak mengakuinya, namun Beni menyuruh kesembilannya untuk ikut ke jalan Petogongan, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan untuk ditemui adik Beni yang menjadi korban pelecehan.

Setelah sampai di jalan Petogongan, sembilan siswa disuruh duduk dan sambil menunggu Coki, teman Beni yang mau datang. Namun Beni menyuruh untuk menyembunyikan uang dan HP siswa-siswa tersebut karna takut diminta Coki.

Karena takut barang-barangnya diambil orang, akhirnya Rizky, 13 tahun, Tito, 13 tahun, Fadli 13 tahun, dan Sukri 12 tahun ketakutan dan memberi HPnya ke tangan Beni.

Setelah HP didapat, Beni menyuruh untuk tunggu di pinggir jalan untuk ditemui adiknya. Namun beberapa lama Beni tidak datang, sembilan siswa itu baru sadar kalau sudah menjadi korban penipuan.

Saat dicari-cari, Beni sudah hilang, sembilan siswa yang masih pakai seragam sekolah bercorak batik itu, langsung mendatangi Mapolres Jakarta Selatan untuk membuat laporan.Menurut Rizky, orang itu mengaku baru keluar dari Nusa Kambangan beberapa hari lalu. "Jadi kita semua pada takut," ujarnya.

• VIVAnews
Rating
Komentar
Marliza
22/01/2010
sekarang ini memang banyak preman2 yang merasa lebih jago karna baru keluar dr penjara! bukan nya malu tp malah smakin jadi. sebenarnya pembinaan macam apa yg didapat para napi tsb sehingga waktu mrk keluar penjara smakin berani? ini menjadi Pr buat para
Balas   • Laporkan
yunus
31/12/2009
menurut pendapat saya berita itu menyatakan bahwa kita harus mejaga dan membimbing anak kita supaya mereka tidak mudah tertipu
Balas   • Laporkan
Tri Haryanta Hidayat
22/12/2009
ini bukan modus baru, tahun 2000 saya sudah pernah mengalami modus kejahatan seperti ini, kejadianya juga di kebayoran baru jakarta selatan tetapi tepat nya di daerah singgalang dekat pasar mayestik, mungkin juga dilakukan oleh oknum yang sama...
Balas   • Laporkan
Tri Haryanta Hidayat
22/12/2009
ini bukan modus baru, tahun 2000 saya sudah pernah mengalami modus kejahatan seperti ini, kejadianya juga di kebayoran baru jakarta selatan tetapi tepat nya di daerah singgalang dekat pasar mayestik, mungkin juga dilakukan oleh oknum yang sama...
Balas   • Laporkan
syah maulana
17/10/2009
kejadian serupa pernah juga ditempat saya lampung, untuk itu polisi hendaknya terhadap penipu penipu tersebut, tembak aja kakinya biar kapok
Balas   • Laporkan
???
09/09/2009
di bekasi juga ada kasus seperti ini yang menimpa adik saya.. mohon kepolisian mengusut..
Balas   • Laporkan
Alfajri
12/08/2009
ternyata penjahat sekarang sudah sangat pintar semoga para aparat kepolisian dapat lebih pintar lagi agar kejadian seperti ini dapat dihindari
Balas   • Laporkan
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar
atauÂ