VIVAnews - Ujian Nasional (UN) untuk siswa Sekolah Menengah Atas (SMA) berlangsung hari ini, Senin 20-24 April. Sebanyak 38.157 terdiri SMA/MA sebanyak 26.837 orang terdiri jurusan IPA 5,120 orang, IPS ada 11.170 orang, dan IPB ada 10.547 orang, serta SMA Luar Biasa ada 31 orang, dan SMK ada 11.289 orang.
Menurut Kepala Dinas Pendidikan, Pemudan dan Olahraga Bali, Ketut Wija secara umum sudah siap. “Untuk kali ini memang jauh berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Ujian kali ini diawasi khusus oleh tim independen dari perguruan tinggi,” terang Wija, Senin, 20 April 2009.
Pendistribusian soal, sudah dilakukan dengan penjagaan ketat dari aparat kepolisian di masing-masing sub rayon. Target kelulusan akan naik dari tahun sebelumnya yang mencapai 98,63 persen atau yang tidak lulus untuk SMA 349 orang, sedangkan untuk SMK 98,87 persen atau 119 orang tidak lulus.
“Saya harapkan bagi siswa untuk tidak mencari bocoran soal atau kunci jawaban. Kalau hal ini dilakukan dapat menjadikan fatal,” tegasnya.
Tak hanya pada siswa, Wija juga memberikan penegasan pada guru maupun kepala sekolah untuk tidak memberikan bantuan pada siswa yang bersifat tidak baik. Kalau hal ini sampai dilakukan, maka tindakan tegas akan dilakukan mulai penurunan tingkat sampai dengan pemecatan.
Dikonfirmasi terpisah, Kepala Kepolisian Sektor Denpasar Timur, Ajun Komisaris Gede Ariantha bahwa personilnya telah disiapkan untuk mengamankan naskah dari empat sekolah yaitu SMK 4, SMA 3, SMA 7, dan SMA 1. “Setiap sekolah akan dijaga sampai 6 personil dengan shift yang berbeda,” terangnya.
Laporan: Wima Saraswati | Bali