Metro
Wabah Flu Babi

Peternakan Babi di Tangerang Akan Disweeping

Peternakan babi akan dipantau secara intensif untuk mengantisipasi penyebaran Flu babi.

Senin, 27 April 2009, 11:11 WIB
Eko Priliawito
Wabah Flu Babi (AP Photo)

VIVAnews -  Untuk mengantisipasi penyebaran flu babi, Dinas Pertanian dan Peternakan, Kabupaten Tangerang akan membentuk tim monitoring untuk melakukan pemeriksaan disejumlah lokasi peternakan babi di Tengerang.

Kepala Bidang Kesehatan Hewan Kabupaten Tangerang, dokter Mawardi Nasution mengatakan, sejumlah peternakan babi di Tangerang yang jumlahnya mencapai puluhan akan dipantau secara intensif untuk mengantisipasi penyebaran virus tersebut.

"Peternakan babi di Tangerang harus diwaspadai dengan munculnya flu babi," ujar Mawardi, ketika berbincang dengan VIVAnews, Senin 27 April 2009.

Sejumlah wilayah di kawasan Tengerang seperti Salembaran Kosambi, Tiga Raksa, Setu banyak terdapat peternakan babi yang dikelola oleh warga Tionghoa.

Untuk mencegah terjadinya korban jiwa akibat penyebaran flu babi, pemusnahan terhadap babi sakit di kawasan Tangerang akan dilakukan.

"Bila sudah ada perintah dari pusat tentu akan segera dilakukan," ujar Mawardi lagi.

Mawardi berharap keberadaan peternakan babi yang marak di Tangerang tidak seharusnya dicurigai sebagai salah satu bangkitnya penyebaran flu babi.

Catatan Distanak pada 2005, ditemukan lima ekor babi positif terinfeksi virus avian H5N1 yang berafiliasi pada flu babi di Kampung Babat, Kecamatan Legok dan kampung Rancaiyu, Kecamatan Panongan.

Laporan : Nur Khafifah| ANTV Tangerang



• VIVAnews   |   Share :  
Rating
Komentar
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar
atauÂ