Metro

Polisi Tembak Mati Pelaku Penculikan

Para pelaku mengaku telah melakukan penculikan sebanyak enam kali.

Selasa, 5 Mei 2009, 16:39 WIB
Eko Priliawito, Nicolaus Tomy Kurniawan
ilustrasi penculikan  

VIVAnews - Petugas Satuan Kejahatan dan Kekerasan Polda Metro Jaya menangkap empat pelaku penculikan yang biasa beraksi di Jakarta. Satu tersangka terpaksa ditembak mati petugas karena melarikan diri.

Para pelaku yang berinisial An, Rn, Fa dan Ib, ditangkap saat menyekap korban bernama Yati di tanah kosong di kawasan Lenteng Agung, Jakarta Selatan.

Kepala Satuan Kejahatan dan Kekerasan, Ajun Komisaris Besar Nico Afinta, mengatakan, para pelaku mengaku telah melakukan penculikan sebanyak enam kali.

Lima penculikan di Jakarta dan satu penculikan di Bogor, Jawa barat. Modus yang mereka lakukan adalah dengan menyekap korbannya.

Mereka biasanya mengincar wanita pekerja untuk dijadikan korban. Biasanya korban diikuti saat pulang dari bekerja. 

Penangkapan ini berawal ketika orangtua Yati melaporkan kejadian pemerasan oleh orang yang mengaku telah menculik anaknya, pada Senin 4 Mei 2009.

Saat pulang kerja Yati disekap pelaku dan membawanya berkeliling hingga berada di kawasan Lenteng Agung. Para pelaku kemudian mengancam orangtua korban untuk segera mengirim uang tebusan.

Karena takut ancaman tersebut, orangtua korban kemudian mengiri uang sebesar Rp 3,5 juta ke rekening Bank BCA milik pelaku. Rupayan jumlah belum cukup, pelaku kembali minta dikirim.

Petugas kemudian melacak keberadaan pelaku dari komunikasi yang dilakukan oleh orangtua korban. Dalam waktu beberapa jam saja pelaku berhasil ditangkap.

Salah satu tersangka bernama An terpaksa ditembak hingga tewas karena melarikan diri. Kini mayat tersangka berada di kamar mayat Rumah Sakit Polri, Jakarta Timur.

Nico Afinta menghimbau kepada masyarakat yang pernah menjadi korban penculikan segera melapor.

"Masyarakat haru berani melapor, barang kali ada kaitannya dengan pelaku yang telah kami tangkap," ujar Nico kepada VIVAnews, 5 Mei 2009.

• VIVAnews
Rating
Komentar
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar
atauÂ