VIVAnews - Sudah dua bulan Halte Pasar Induk Kramatjati tak berfungsi. Akibatnya penumpang bus koridor Kampung Melayu-Kampung Rambutan itu tidak bisa singgah di halte tersebut.
Pantauan VIVAnews, Senin 11 Mei 2009, halte sangat tak terawat dan rusak parah. Bagian atap hancur, demikian pula tempat tunggu penumpang.
Direktur BLU Asrining Rini membenarkan Halte Transjakarta Pasar Kramat Jati sudah lebih dari sebulan tidak berfungsi. "Halte itu hancur akibat sering ditabrak truk dan mobil yang melintas di sekitar jalur tersebut, terutama yang mengarah ke pasar induk," ujarnya.
Rini mengatakan, kondisi halte sangat membahayakan penumpang. BLU pun telah memutuskan untuk tidak mengoperasikan halte tersebut untuk sementara. BLU masih menunggu anggaran perbaikan dari Pemerintah Provinsi DKI. "Paling lama anggaran itu akan cair dua bulan lagi," ujarnya.
Tak berfungsinya halte tersebut, Rini mengatakan banyak menerima keluhan dari para penggunan Bus Transjakarta. Apalagi posisi halte itu memiliki mobilitas penumpang yang cukup tinggi. Halte tersebut memiliki akses terdekat dengan Pasar Induk Kramat Jati dan pemukiman.