Metro
Bus Transjakarta

"Armada Kebanggaan Kok Fasilitasnya Buruk"

Sejumlah jembatan halte koridor Kampung Melayu-Kampung Rambutan ini jebol.

Rabu, 13 Mei 2009, 09:13 WIB
Pipiet Tri Noorastuti, Sandy Adam Mahaputra
Halte Busway Rusak (Antara/ Rosa Panggabean)

VIVAnews - Kepedulian Pemerintah Provinsi DKI Jakarta terhadap fasilitas Bus Transjakarta nihil. Terbukti dengan kian banyaknya fasilitas yang tak terurus.

Seperti terlihat di Halte Bus Transjakarta Pasar Kramatjati, Rabu 13 Mei 2009, atap jembatan halte koridor Kampung Melayu-Kampung Rambutan ini jebol di sepanjang tiga meter.

Kerusakan serupa juga terjadi di sejumlah halte koridor yang sama. Bahkan ada yang mencapai enam meter. "Sudah lama itu, kalau hujan ya lari basah-basahan," kata Stefanus, 31, warga Kampung Makasar, yang menjadi pelanggan setia bus koridor tersebut. 

Selain sangat mengganggu kenyamanan penggunan Bus Transjakarta, kondisi tersebut juga mengganggu estetika bangunan. Pemandangan terlihat kumuh dan tak terurus. "Padahal kan ini armada kebanggaan DKI, kok fasilitasnya buruk dan nggak cepat dibetulin," ujar Mahfud, 39, warga Cililitan.

Selama ini, petugas halte Pasar Kramatjati telah melapor kerusakan itu ke pengelola Badan Layanan Umum Transjakarta. Namun belum ada realisasi perbaikan apapu pun hingga kini.

Kepala BLU, Daryati Asrining Rini, mengatakan, perbaikan fasilitas Bus Transjakarta bukan tanggung jawabnya. Ia hanya berkewajiban melaporkan kerusakan ke Pemerintah Provinsi DKI. "Itu tanggung jawab Dinas Perhubungan DKI Jakarta," ujarnya.

Pada tahun 2008 Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mengatakan tak menerima pengaduan kerusakan fasilitas. Perbaikan fasilitas Bus Trsnjakarta pun belum dianggarkan. Kala itu, mereka berjanji akan memperbaikinya tahun ini.

 



• VIVAnews   |   Share :  
Rating
Komentar
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar
atauÂ