VIVAnews - Angka pengangguran di DKI Jakarta mengalami peningkatan sekitar 67 ribu orang. Jumlahnya saat ini mencapai 571 orang pengangguran.
Kepala Bidang Statistik Sosial Badan Pusat Statistik DKI Jakarta, Sri Santo Budi Muliatinah, mengatakan, peningkatan angka pengangguran merupakan dampak krisis keuangan global.
Data Badan Pusat Statistik DKI Jakarta menunjukkan, angka pengangguran 504 ribu orang pada Februari 2008. Sedangkan pada Februari 2009 berubah menjadi 571 ribu orang.
Peningkatan pengangguran terbesar terjadi pada perempuan yaitu 59 ribu orang. Sedangkan penganggur laki-laki mengalami peningkatan sebesar delapan ribu orang. Artinya 88 persen penganggur adalah perempuan.
Krisis keuangan global tak hanya meningkatkan angka pengangguran. Krisis global juga mengakibatkan peningkatan jumlah pekerja sebesar 140 ribu.
Data Badan Pusat Statistik DKI Jakarta menunjukkan, jumlah pekerja 4,05 juta orang pada Februari 2008. Sedangkan pada Februari 2009 berubah menjadi 4,19 juta orang. Sebanyak 65 persen dari jumlah pekerja adalah laki-laki.