VIVAnews - Maraknya pencurian sarana penunjang bagi para penumpang atau halte, membuat Suku Dinas Perhubungan Jakarta Selatan ‘kebakaran jengot’.
Seperti halte di Jalan M Khafi I yang berada persis di pertigaan Jalan Kemenyan, bahkan telah hilang entah kemana.
Salah satu warga bernama Nurdin mengatakan, halte di lokasi itu malam tadi masih ada, namun pagi ini halte itu tidak ada.
Seorang pedagang rokok bernama Adi, yang berjarak sekitar 30 meter dari halte mengatakan, malam tadi ada truk berisi empat orang berhenti di halte dan melakukan pengelasan.
"Saya pikir itu petugas lagi memperbaiki halte, tapi kok haltenya malah dibongkar," ujar Adi.
Maraknya pencurian halte tua atau yang belum diperbaiki belakangan memang kerap terjadi di wilayah Jakarta Selatan.
Hal ini Tak urung membuat jajaran Suku Dinas Perhubungan Jakarta Selatan, kebakaran jengot dan menindak lanjuti dengan melaporkan ke pihak berwajib.
"Betul kami sudah beberapa kali kehilangan halte di lokasi yang memang akan diperbaiki dan halte tua dengan bentuk rumah Betawi," ujar Walikota Jakarta Selatan, Syahrul Effendi.
Pemerintah Kota Jakarta Selatan, telah menerima laporkan dari polisi terkait pencurian halte yang dilakukan oknum tertentu dengan
"Tak hanya di kawasan Ciganjur saja yang mendapatkan perhatian serius jajarannya tapi beberapa halte lama juga didata agar kasus tak terulang lagi,” ujar walikota lagi.