VIVAnews - Mulailah mengganti uang jajan anak Anda dengan bekal makanan secukupnya dari rumah. Hal ini demi menjamin kesehatan makanan yang dikonsumsi anak di sekolah.
Di Depok, Badan Pengawas Obat dan Makanan menemukan kandungan zat berbahaya dalam jajanan anak yang dijual di sejumlah sekolah dasar. Banyak jajanan yang mengandung borak.
Hasil uji sampling menunjukkan 30 persen jajanan mengandung borak, 3 persen mengandung formalin, serta 6 persen mengandung rodamin dan siklamat. Sampel diuji berdasar enam parameter yakni formalin, borak, rodamin, metamin yellow, siklamat dan bakteri.
Temuan itu juga membuat Kepala Suku Dinas Kesehatan Kota Depok, Togi Asman, memerintahkan anak buahnya untuk melakukan pengawasan serupa. "Kami masih berkoordinasi dengan lurah dan sejumlah kepala sekolah dasar," ujarnya.
Kepala Seksi Pengawasan Obat dan Makanan Dinas Kesehatan Kota Depok, Yulia Oktavia, mengatakan, bahan kimia berbahaya itu banyak ditemukan dalam jajanan anak seperti nugget, bakso, siomay, kerupuk dan es mambo.