VIVAnews - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta segera menyelenggarakan tender untuk penyediaan armada Bus Transjakarta Koridor IX (Pinang Ranti-Pluit) dan Koridor X (Cililitan-Tanjung Priok). Sudah 9 bulan fasilitas kedua koridor itu mangkrak.
"Kami akan mengadakan tender bila semuanya sudah final. Bisa saja Juli atau Agustus nanti," kata Kepala Dinas Perhubungan DKI, M Tauchid Tjakra Amidjaja, kemarin, Selasa 16 Juni 2009.
Pengadaan armada untuk kedua koridor terhambat akibat sengketa tarif di koridor IV-VII. Sengketa berawal ketika BLU Transjakarta ingin memberlakukan tarif hasil lelang yang dimenangkan Lorena dan Primajasa sebesar Rp 9.500 per kilometer jalan.
Padahal, sejak awal empat koridor itu dioperasikan, BLU telah bekerja sama dengan dua operator existing (Jakarta Mega Trans dan Jakarta Trans Metropolitan) dengan tarif Rp 12.885 per kilometer jalan. Operator existing adalah gabungan operator trayek bus besar yang rutenya berhimpit dengan rute Bus Transjakarta.
Gubernur DKI Jakarta, Fauzi Bowo, telah menawarkan solusi tarif sementara sebesar Rp 10.800 atau 85 persen dari tarif Rp 12.885 per kilometer. Namun operator existing menolaknya dan saat ini dalam penyelesaian di Badan Arbitrase Nasional Indonesia.
Tauchid mengatakan, dokumen tender pengadaan koridor IX –X masih dalam proses finalisasi. "Nantinya harus ada perbaikan sistem dengan perbaikan proses lelang. Aturannya mengikat yang intinya hampir sama dengan pelaksanaan lalu," ujarnya.
Sekretaris Daerah DKI Jakarta, Muhayat, menambahkan, tender pengadaan armada kedua koridor itu dilakukan setelah melakukan koordinasi dengan Bappeda DKI dan Badan Perbendaharaan Keuangan Daerah (BPKD) DKI. "Karena ke depan alokasi dana pengadaan armada diambil dari APBD DKI, bukan swasta lagi," ujarnya.
Koridor IX memiliki panjang lintasan 29,9 kilometer dengan rute meliputi Terminal Pinang Ranti-Pondok Gede Raya-Raya Bogor-Mayjen Sutoyo-Mt Haryono-Jl Gatot Subroto-S Parman-Prof Latumeten-Jembatan Dua-Jembatan Tiga-Pluit.
Sedangkan panjang lintasan koridor X direncanakan sepanjang 19 kilometer dengan rute meliputi Terminal Cililitan-Mayjen Sutoyo-DI Panjaitan-Jendral Ahmad Yani-Yos Sudarso-Enggano-Terminal Tanjung Priok.
Baca juga: Terganjal Permainan Tender
pipiet.noorastuti@vivanews.com
• VIVAnews