VIVAnews - Kepolisian Resort Jakarta Selatan menangkap empat perampok yang kerap beraksi dengan berpura-pura menjadi petugas Perusahaan Listrik Negara (PLN).
Para pelaku adalah Danang, Tono, Dana wardana dan Roboert. Mereka di tangkap di dua lokasi berbeda di kawasan Semanan, Jakarta Barat dan Tangerang, Banten.
Komplotan rampok asal Idramayu, Jawa Tengah ini memang terbilang canggih dalam melakukan aksinya. Mereka mampu menyakinkan korbannya, kalau mereka adalah petugas PLN sungguhan.
Seragam, identitas dan peralatan yang mereka bawa menyakinkan kalau mereka adalah petugas PLN.
Tapi jangan salah, pelaku juga tidak segan-segan melukai korbannya bila aksinya diketahui.
Para pelaku biasanya melakukan aksi pada siang hari dan mengincar rumah mewah yang hanya ditunggui pembantu rumah tangga saja.
Tercatat sudah lebih dari 17 aksi perampokan mereka lakukan di kawasan Jakarta Selatan, seperti, Pamulang, Kebayoran Baru dan Menteng Dalam Tebet.
Selain menangkap empat palaku, polisi juga mengamankan barang bukti berupa, dua sepeda motor Yamaha Jupiter, baju seragam mirip petugas PLN. Empat komputer jingjing, indentitas palsu PLN dan surat pelanggan PLN.
Salah satu tersangka bernama Danang mengaku selalu menjalankan aksinya di Jakarta Selatan, karena banyak rumah orang kaya.
"Selatan banyak rumah besar. Kalau siang cuma ada pembatu saja," ujar Danang, Jumat 19 Juni 2009.
Sementara itu, Kepala Satuan Reskrim Polres Jakarta Selatan, Komisaris Subandi, mengatakan, masyarakat diimbau untuk wasapada dan memperhatikan tanda pengenal petugas PLN.