VIVAnews - Satu keluarga di Nusa Tenggara Barat (NTB) tertimbun longsoran tanah, saat mengerjakan galian saluran air, milik pemerintah kota Mataram, Rabu 1 Juli 2009. Dua orang ditemukan dalam keadaan tewas, sementara empat masih tertimbun.
Peristiwa bermula saat enam orang yang terdiri dari ayah, anak, paman dan kerabat diminta menggali tanah untuk membuat saluran air yang lokasinya berdekatan dengan jembatan.
Tiba-tiba tanah langsung menimbun enam pekerja itu. Belum diketahui penyebab runtuhnya tanah.
Gusman, saksi mata menduga tanah ambrol karena kuatnya getaran kendaraan yang melintas di lokasi kejadian.
"Saya menduga saat itu, sejumlah kendaraan besar melintas dekat jembatan, karena memang ini (galian) dekat sekali dengan jembatan," kata Gusman.
Saat petugas dari pemdam kebakaran dan pemda setempat berupaya mengangkat empat korban lainnya yang masih tertimbun tanah dikedalaman tiga meter.
Laporan: Edy Gustan | Mataram