VIVAnews - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta tengah mengajukan usulan pengadaan armada bus Transjakarta untuk koridor 9 (Pinang Ranti-Pluit) dan koridor 10 (Cililitan-Tanjung Priok).
Pemerintah sudah menyiapkan usulan untuk uang muka pengadaan armada sebesar Rp 75 miliar.
Anggaran itu rencananya akan segera diajukan dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) Perubahan.
“Uang muka yang diajukan dalam APBD Perubahan sekitar Rp 50-75 miliar, ini belum total untuk pembelian busnya, baru untuk uang mukanya. Jadi jangan diharapkan tahun ini busnya sudah ada,” ujar Wakil Gubernur DKI Jakarta, Prijanto di Balaikota, Kamis 2 Juli 2009.
Prijanto mengatakan, nantinya pengadaan armada ini dilakukan langsung Pemprov DKI Jakarta bukan lagi oleh konsorsium. Untuk pengelolaan bus nya akan diserahkan pada operator.
“Jadi nanti kita tenderkan operasionalnya terkait biaya per kilometernya. Tapi bus nya nanti jadi milik Pemprov karena pengadaannya langsung oleh kita,” tambah Kepala Badan Pembangunan Daerah DKI Jakarta, Nurfakih Wirawan.
Direncanakan untuk koridor 9 dan 10 dibutuhkan armada sebanyak 139 unit.
Kepala Bidang Angkutan Darat Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Hendah Sunugraha mengatakan untuk 139 armada ini anggarannya diperhitungkan mencapai Rp 300 miliar.
Perakitan 139 armada itu pun rencananya akan dilakukan di dalam negeri Agen Tunggal Pemegang Merek (ATPM) dalam negeri. Namun belum ditentukan siapa ATPMnya.
“Sekarang dokumen lelang sedang dibuat dengan bantuan ITDP. Tender itu untuk menentukan operatornya. Nanti sesuai Keppres akan ditentukan pemenangnya yang mengajukan nilai terendah tarif per kilometernya,” kata Hendah.
Hendah menjelaskan armada bus yang disediakan nantinya bisa berupa bus gandeng dan bus single.
Sebab menurutnya, disain halte yang sudah ada untuk dua koridor tersebut sudah didesign untuk dua jenis model bus.
Sementara untuk koridor 8 (Lebak Bulus-Harmoni) Hendah mengatakan butuh armada sebanyak 45 unit, namun hingga kini belum ada pembahasan anggaran terkait pengadaan bus untuk koridor tersebut.