Metro

Jakarta Semakin Memikat Wisatawan Asing

Kunjungan wisatawan mancanegara bulan Mei 2009 meningkat 22,32 persen.

Jum'at, 3 Juli 2009, 16:24 WIB
Pipiet Tri Noorastuti, Lutfi Dwi Puji Astuti
  (photobucket.com)

VIVAnews - Kunjungan wisatawan mancanegara pada bulan Mei 2009 mengalami peningkatan sebesar 22,32 persen. Kunjungan itu terpantau di tiga pintu kedatangan yaitu Bandara Soekarno-Hatta, Pelabuhan Tanjung Priok, dan Lanud Halim Perdanakusumah.

Data Badan Pusat Statistik DKI Jakarta menunjukkan, jumlah kunjungan wisatawan mancanegara pada Mei 2009 mencapai 124.928. Jumlah itu meningkat 22,32 persen dibandingkan kunjungan pada April 2009.

"Namun, jika dibandingkan dengan kunjungan wisatawan mancanegara pada periode Mei 2008,  jumlahnya menurun 2,99 persen," kata Kepala BPS DKI Jakarta, Agus Suherman, Jumat 3 Juli 2009.

Terbanyak pada Mei 2009 adalah wisatawan asal Malaysia dengan 24.940 kunjungan. Disusul Singapura (10.950 kunjungan), China (10.004 kunjungan), Amerika Serikat (5.047 kunjungan) dan Jepang (5.031 kunjungan).

Total kunjungan wisatawan dari lima negara itu mencapai 55.972 kunjungan atau 44,80 persen dari total kunjungan wisatawan mancanegara ke Jakarta pada Mei 2009. "Ini menunjukkan lima negara memiliki peran penting untuk pariwisata Jakarta," ujar Agus.

Agus mengatakan, peningkatan kunjungan pada Mei 2009 itu merupakan kasus ke tiga selama empat tahun terakhir. "Promosi yang efektif dan penyebarluasan informasi situasi kemanan nasional yang sangat kondusif merupakan salah satu strategi untuk terus dapat meningkatkan kunjungan wisman ke kota Jakarta,” katanya.

Dinas Pariwisata dan Kebudayaan DKI Jakarta menargetkan 1,6 juta wisatawan mancanegara dan 16 juta wisatawan domestik berkunjung ke Jakarta pada 2009. Hingga Mei 2009, jumlah kunjungan wisatawan mancanegara baru mencapai 555.605.

Melalui program Jakarta Tour Tourism, promosi wisata ke mancanegara pun terus digalakkan untuk memenuhi kekurangan target 1.044.395 kunjungan wisatawan mancanegara. "Pasaran utama kita ada di Asia dan Timur Tengah," kata Arie.

pipiet.noorastuti@vivanews.com

• VIVAnews
Rating
Komentar
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar
atauÂ