Metro
Kereta Api Tabrak Bus di Klaten

Bangkai Bus dan Kereta Sudah Dievakuasi

Saat ini tim sedang memindahkan bus ke kantor polisi setempat.

Minggu, 5 Juli 2009, 15:40 WIB
Amril Amarullah
Gerbong Kereta Api Dievakuasi ( ANTARA/Arief Priyono)

VIVAnews - Petugas PT Kereta Api Yogyakarta mulai mengevakuasi bus yang tertabrak kereta api Prambanan Ekspress tadi pagi, Minggu 5 Juli 2009 di Klaten, Jawa Tengah.

Humas PT KA Yogyakarta, Eko Buadianto mengatakan, evakuasi terhadap gerbong kereta, bus dan korban mulai dilakukan. Saat ini tim sedang memindahkan bus ke kantor polisi setempat.

"Bus kami tarik ke kantor polisi, sementara gerbong kereta ke stasiun solo balapan," kata Eko ditemui di lokasi.

Saat ini jumlah korban meninggal bertambah menjadi 14 orang, dan luka-luka 10 orang dirawat di Rumah Sakit Doktor Suraji Klaten, sementara jenazah di bawa ke RS Islam Klaten.

Saat ini ratusan warga masih memadati lokasi kejadian tempat kecelakaa kereta dengan bus rombongan tamu pernikahan.

Kecelakaan menurut informasi terjadi sekitar pukul 10.20 Waktu Indonesia Barat. Selain menabrak bus, kereta api juga menabrak sebuah sepeda motor. Bus terseret hingga jarak 500 meter dari lokasi.

"Saat melewati perlintasan kereta api tanpa palang, ada sepeda motor yang mogok di tengah jalan," kata salah satu korban selamat, Suroso, Minggu siang.

Karena menunggu sepeda motor yang mogok, tambah dia, minibus terjebak di rel. "Apalagi posisi relnya menanjak," ujar dia. Rombongan minibus berasal dari Sumber Lawang, Sragen, Jawa Tengah. Mereka akan menghadiri sebuah acara pernikahan di Klaten, Jawa Tengah.

Laporan: Michael | Yogyakarta (antv)



• VIVAnews   |   Share :  
Rating
Komentar
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar
atauÂ