Metro
Perampok Gasak Rp 15 M Uang BNI

Polisi Kejar Pelaku ke Luar Jawa

Modus dengan tabrakan rupanya mengecoh pengawal sehingga meninggalkan senjatanya.

Selasa, 14 Juli 2009, 20:09 WIB
Eko Priliawito, Nicolaus Tomy Kurniawan
Perampok beraksi  

VIVAnews - Perampokan yang terjadi pada mobil pengangkut uang milik BNI senilai Rp 15 miliar terbilang modus baru. Pelaku menabrakan mobil seolah terjadi kecelakaan.

"Kejadian ini terbilang modus baru," ujar Direktur Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Komisari Besar M Iriawan, Selasa 14 Juli 2009.

Modus dengan tabrakan ini rupanya dapat mengecoh pengawal yang harusnya tetap siaga dengan senjatanya.

Sesaat setelah menabrakan mobil tersebut. Para perampokan bahkan sempat meminta maaf kepada Brigadir Dua Edi Purnama yang keluar mobil tanpa membawa senjatanya.

"Bripda Edi tidak membawa senjatanya karena menganggap hal ini adalah kecelakaan lalu lintas biasa," ujar Iriawan lagi. 

Saat hendak kembali kedalam mobil, pelaku kemudian memukul Bripda Edi hingga tersungkur. Dengan mudah pelaku melumpukan polisi pengawal itu dan memaksa masuk ke dalam mobil sambil menutup kepalanya.

Sementara Johan melarikan diri menuju polsek tambora setelah terlibat perkelahian dengan para pelaku dan segera melaporkan kejadian ini ke Polsek Tambora, Jakarta Barat.

Pelaku kemudian membawa korban berkeliling. Bripda Edi di borgol di jalan Tol Bitung Tangerang dan mobil dibuang di kawasan Ancol setelah uang Rp di dalam brankas digasak.

Polisi saat ini terus melakukan pengejaran kepada pelaku hingga ke luar Jawa.

"Pelaku bisa kemana saja. Lihat saja polisi pengawal ditinggalkan di Tol Bitung, mobil di Ancol dan kantong uang di Cakung," ujar M Iriawan.

Para korban sejak malam memang ditugaskan untuk mengambil uang dari BNI cabang Soewarna di Kompleks bandaran Soekarno Hatta menuju kantor BNI pusat Sudirman.

Mobil milik PT Cisco yang membawa uang tunai Rp 15 miliar milik Bank BNI, dilarikan perampok pada Senin, 13 Juli 2009, sekitar pukul 20.00 WIB.

Perampokan itu terjadi di Jalan Tol Latumenten arah Cawang menuju Bandara Soekarno-Hatta.

Para pelaku sengaja menabrakkan Suzuki APV yang mereka kendarai ke mobil PT Cisco. Saat mobil berhenti, beberapa pelaku langsung turun dan menodongkan senjata tajam serta senjata api ke pengemudi.

Selain merampas uang miliaran rupiah, komplotan bersenjata api itu juga menyandera pengemudi berikut seorang anggota polisi Samapta Polda Metro Jaya yang bertugas mengawal kendaraan tersebut.

Petugas gabungan dari Polsek Tanjung Duren, Polres Jakarta Barat, Polda Metro Jaya terus melakukan pengejaran terhadap para pelaku. Polisi masih fokus melakukan pencarian terhadap Abdul Malik, sopir pembawa uang Rp 15 miliar itu.



• VIVAnews   |   Share :  
Rating
Komentar
ade
15/07/2009
Berita yg bener gimana sih? Polisi yg mengawal mobil Cisco itu 1 atau 2 orang?
Balas   • Laporkan
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar
atauÂ