Metro

Kisah Pilu Keluarga Sopir Rp 15 Miliar

Keluarga terus berharap Abdul Mubalik kembali dengan selamat.

Rabu, 15 Juli 2009, 14:30 WIB
Eko Priliawito
Petugas dan mobil pengangkut PT Cisco (Situs PT Cisco)

VIVAnews - Perampokan yang terjadi pada mobil pengangkut uang milik BNI senilai Rp 15 miliar belum terungkap. Polisi masih memeriksa sejumlah saksi untuk memburu para tersangka.

Kejadian ini menjadi kisah pilu tersendiri bagi keluarga Abdul Mubalik sopir pengangkut uang Rp 15 miliar yang kini belum diketahui keberadaannya.

Raut kesedihan tampak dari wajah Susiati, 35 tahun, istri Abdul Mubalik, sopir pengangkut uang milik PT Certis Cisco yang hingga kini belum kembali setelah peristiwa perampok itu.

Wanita paruh baya itu tak bisa berbuat banyak atas musibah yang menimpa suaminya. Setelah dua hari ditinggal suaminya Susi hanya bisa menangis, rasa khawatir atas keselamatan suaminya terus menyelimuti hatinya.

"Saya berharap suami saya cepat ditemukan dalam keadaan sehat. Semoga tidak terjadi sesuatu pada dia," ucap Susiati sambil terisak kepada VIVAnews di rumahnya, Rabu 15 Juli 2009.

Keluarga Abdul Mubalik menempati rumah petakan di Jalan Cilincing Lama RT 10 RW 4, Jakarta Utara. Dalam kesehariannya bapak dua anak itu, dikenal sebagai orang yang baik dan selalu perhatian terhadap istri, anak, adik-adik bahkan keponakannya.

"Dia orang yang baik dan taat beribadah. Saya merasa kehilangan,” ungkap Susiati. Saat peristiwa perampokan itu terjadi, Susiati memang sudah mendapat firasat aneh yang berlanjut dengan datangnya musibah.

"Kedua kaki saya tiba-tiba lemas dan tidak bisa bergerak seperti lumpuh. Tapi itu hanya berlangsung sebentar, sekitar lima menit dan kembali normal. Setelah mendengar kabar perampokan itu, baru saya sadar bahwa itu adalah firasat," jelasnya. 

Abdul Mubali hilang sejak Senin 13 Juli 2009, bersama dengan tujuh perampok yang membawa kabur uang milik BNI sebesar 15 miliar. Belum ada kontak dari Abdul baik kepada perusahaan tempat kerjanya maupun kepada keluarga.

Hingga kini tim gabungan dari Polda Metro Jaya terus melakukan perbururan terhadap para pelaku hingga ke luar pulau Jaya. Sejumlah tempat yang diduga pernah disingahi para pelaku menjadi bahan pencarian polisi.

Laporan: Arnes Ritonga| Jakarta Utara

 

 

 

 

• VIVAnews
Rating
Komentar
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar
atauÂ