VIVAnews - Jumlah korban ledakan Hotel JW Marriott dan Ritz Carlton terus bertambah. Dikabarkan warga Selandia Baru dan Anggota Badan Pemeriksa Keuangan menjadi korban.
"Ada dua luka berat, dari New Zaeland dan anggota BPK," kata Kepala Pusat Pengendali Krisis Departemen Kesehatan, Rustam Pakaya, dalam keterangan kepada VIVAnews, Jumat 17 Juli 2009.
Saat ini korban luka berat dan meninggal dibawa ke sejumlah rumah sakit terdekat.
Ledakan hebat melanda kedua hotel mewah di kawasan Mega Kuningan itu sekitar pukul 07.40. Peristiwa terjadi hampir bersamaan dengan selisih waktu sekitar dua menit. Ledakan keras bermula dari kedua basement hotel.