Metro
Ledakan di JW Marriot dan Ritz Carlton

Timnas Tinggalkan Hotel Sebelum Ledakan

Tim nasional Indonesia yang menginap di JW Marriot selamat dari ledakan.

Jum'at, 17 Juli 2009, 10:02 WIB
Irvan Beka, Toto Pribadi, Marco Tampubolon
  (VIVAnews/Tri Saputro)

VIVAnews - Tim nasional Indonesia yang menginap di JW Marriot selamat dari ledakan. Pasukan Benny Dollo meninggalkan hotel untuk latihan sebelum ledakan bom terjadi di Marriot dan Ritz Carlton, Kuningan, Jakarta, sekitar pukul 07.40 WIB, Jumat, 17 Juli 2009.

Budi Sudarsono dan kawan-kawan pergi menuju Senayan untuk melakukan latihan dalam persiapan menghadapi Manchester United. Mereka meninggalkan hotel beberapa menit menjelang pukul 07.00.

Ledakan yang menimpa dua hotel di kompleks Kuningan ini memang sempat menimbulkan kekhawatiran bagi fans Manchester United. Namun pelatih timnas Indoensia All Star Benny Dollo mengaku tak ingin memberikan komentar sebelum mengetahui detail peristiwa ledakannya.

"Kami mendapat informasi tapi masih sepenggal-penggal. Saya tidak mau berkomentar sebelum melihat secara langsung," ujar Benny Dollo seusai memimpin latihan, Jumat, 17 Juli 2009.

Benny Dollo sendiri saat ini mengaku tetap akan fokus untuk memimpin latihan timnas Merah Putih. "Kita akan tetap fokus pada latihan," tegas Bendol, sapaan akrab Benny Dollo.

Seusai menggelar latihan rutin di Senayan, kini skuad timnas Indonesia tak bisa kembali ke JW Marriot akibat ledakan itu. Seluruh anggota timnas saat ini dipindahkan ke Hotel Sultan, meski barang-barang mereka masih di JW Marriot.

Kapten timnas Indonesia Charis Yulianto mengkui jika ledakan itu memang mengganggu, namun bek Sriwijaya ini mengaku tetap berharap kunjungan MU ke Indonesia tetap terwujud.

"Yang pasti ini memang mengganggu tapi kami tetap fokus latihan. Dengan kejadian ini kami masih berharap pemain MU tetap datang ke Indonesia," ujar singkat Charis.

• VIVAnews
Rating
Komentar
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar
atauÂ